Tangkal Dampak Virus Corona, Pemerintah Jokowi Siapkan Rp72 Miliar untuk Influencer

Selasa, 25 Februari 2020 20:27 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Tangkal Dampak Virus Corona, Pemerintah Jokowi Siapkan Rp72 Miliar untuk Influencer Airlangga Hartarto. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi meluncurkan sejumlah strategi untuk mengatasi dampak menyebarnya virus corona, terutama untuk mengantisipasi melemahnya industri pariwisata dan membuat stimulus agar daya beli masyarakat dapat bertahan. Pemerintah meluncurkan beberapa insentif, termasuk menyediakan anggaran untuk influencer.

"Ada anggaran promosi (pariwisata) Rp103 miliar dan juga untuk kegiatan turisme sebesar Rp25 miliar dan 'influencer' sebanyak Rp72 miliar," ungkap Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Selasa (25/2).

Insentif lainnya yaitu untuk wisatawan mancanegara dengan alokasi tambahan sebesar Rp298,5 miliar yang terdiri dari alokasi untuk maskapai dan dan agen perjalanan diberikan diskon khusus ataupun semacam insentif totalnya Rp98,5 miliar.

Insentif lainnya yaitu pengurangan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) sebesar 20 persen selama 3 bulan pada 10 destinasi yang nilainya sekitar Rp265,6 miliar.

Keenam, Pertamina memberikan insentif berupa diskon avtur di bandara yang ada di 9 destinasi wisata, dengan total diskon ini nilainya senilai Rp265,5 miliar selama 3 bulan.

Selanjutnya realokasi dana anggaran khusus (DAK) untuk 10 destinasi wisata senilai Rp147,7 miliar yang saat ini sudah ada rencana penggunaan di Rp50,79 miliar sehingga ada Rp96,8 miliar yang bisa dialokasikan dan sifatnya diubah menjadi hibah pemerintah untuk 10 destinasi wisata.

"Terakhir, pemerintah mendorong adanya insentif sesuai dengan usulan asosiasi bahwa untuk pajak hotel dan restoran, di 10 destinasi wisata tarifnya dinolkan. Nah untuk itu, pemerintah akan mensubsidi atau memberikan hibah kepada pemerintah daerah yang terdampak akibat penurunan tarif pajak hotel dan restoran di daerah, besarnya sebanyak Rp3,3 triliun," ungkap Airlangga.

1 dari 1 halaman

Ekonomi Indonesia Berpotensi Turun 0,3 Persen Akibat Virus Corona

berpotensi turun 03 persen akibat virus corona rev4

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menyebutkan ekonomi Indonesia berpotensi mengalami penurunan sebesar 0,3 persen seiring perekonomian China, yang diperkirakan menurun 1 persen akibat wabah virus corona jenis Covid-19.

"China turun satu persen, jadi kalau China turun biasanya Indonesia kena 0,3 persen," katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Antara, Selasa (25/2)

Suahasil mengatakan, hal tersebut terjadi karena China merupakan mitra dagang utama Indonesia, sehingga dampaknya akan berpengaruh pada negara.

"Kita mengekspor barang, kalau di sana gerakan ekonominya turun maka ekspor Indonesia turun. Kita juga impor banyak dari sana, kalau di sana kegiatan ekonominya berhenti, maka barang impornya enggak dikirim ke sini," jelasnya.

Dia mengatakan pemerintah terus berupaya agar perekonomian Indonesia tidak turun dengan memberikan berbagai stimulus fiskal dan moneter serta melakukan perbaikan pada sektor riil.

"Kita sudah dengarkan minggu lalu Bank Indonesia juga melakukan stimulus moneter conservative network dari sisi fiskal lalu untuk sisi moneter dan structural reform supaya Indonesia tetap di jalurnya," ujarnya. [idr]

Baca juga:
Wamenkeu: Ekonomi Indonesia Berpotensi Turun 0,3 Persen Akibat Virus Corona
Pemerintah Beri Diskon 50 Persen Tiket Pesawat ke 10 Tujuan Wisata Domestik
Dampak Perlambatan Ekonomi Global dan Virus Corona ke Ekonomi Indonesia
Ini Langkah Antisipasi KBRI Seoul Lindungi WNI dari Virus Corona di Korsel
Menkominfo: Ada 127 Hoaks dan Disinformasi Soal Corona di Media Sosial
Paket Kebijakan Anyar Jokowi, Diskon Tiket Pesawat hingga Tak Pungut Pajak Hotel

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini