Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak hanya untuk Rupiah, kenaikan PPh barang impor diharap bisa genjot industri RI

Tak hanya untuk Rupiah, kenaikan PPh barang impor diharap bisa genjot industri RI Mendag Rachmat Gobel buka pasar murah. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati telah menerbitkan aturan terbaru mengenai kenaikan tarif Pajak Penghasilan (PPh) 22 untuk barang impor. Dalam aturan tersebut tertulis bahwa sebanyak 1.147 barang impor dilakukan revisi tarif.

Pengusaha sekaligus Mantan Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel berharap, aturan tersebut tidak hanya bertujuan menstabilkan Rupiah dengan penghematan devisa, melainkan bisa mendorong industri dalam negeri.

"Dengan demikian bagaimana mendorong industri dalam negeri tumbuh. Jadi ada manfaat lainnya juga gak cuma satu mengurangi penggunaan mata uang asingnya saja. Justru bagaimana caranya mendorong (industri) dalam negeri," kata Rachmat saat ditemui dalam sebuah acara diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9).

Dalam pandangan Rachmat, bahwa kondisi saat ini merupakan momentum yang tepat untuk menggenjot produksi dalam negeri. Terutama usaha kecil menengah. "Kasih mereka insentif atau dukungan supaya industrinya tumbuh. Ini momentum untuk kita membangun industri kecil kita," ujarnya.

Momentum ini juga menjadikan Indonesia lebih kuat memerangi serbuan produk impor asal China. "Menurut saya bagaimana kita bisa bertarung dengan produk dari China sendiri untuk bertarung itu kenapa cost dia lebih murah dari kita salah satunya infrastruktur."

Tidak hanya itu, Rachmat juga berharap keputusan pemerintah untuk menunda proyek-proyek berbasis impor dapat menunjukkan hasil yang efektif.

"Itu langkah yang baik, bukannya tidak tapi yang ada sekarang bagaimana untuk dimaksimalkan. Jangan lihat dari satu sisi saja, tapi secara total ada salah satu cara untuk menjaga agar Rupiah tidak melemah terus. Tapi satu sisi infrastruktur yang sudah ada didorong supaya dimaksimalkan. Itu harus ada mengundang pengusaha-pengusaha kecil menengah khususnya, yang besar juga."

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP