Perum Bulog Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri), telah memulai penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng. Program ini ditujukan bagi 43.219 Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di wilayah Kota Batam dan Kabupaten Karimun. Penyaluran ini merupakan alokasi untuk dua bulan sekaligus, yaitu Oktober dan November 2025, sebagai upaya menjaga stabilitas pangan.
Kepala Cabang Bulog Batam, Guido XL Pereira, menjelaskan bahwa kegiatan ini diawali secara simbolis pada Kamis, 30 Oktober 2025, di Gudang Batu Merah Batam. Pada tahap awal tersebut, sebanyak 314 keluarga PBP menerima bantuan. Setiap keluarga penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, yang mencakup kebutuhan untuk dua bulan.
Inisiatif Bantuan Pangan Bulog Batam ini menjadi bagian dari program pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan menekan dampak kenaikan harga bahan pokok yang sering terjadi menjelang akhir tahun. Bulog memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran dan dalam kondisi baik.
Advertisement
Advertisement
Rincian Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Batam di Dua Wilayah
Secara lebih rinci, Kota Batam memiliki jumlah penerima bantuan yang signifikan. Sebanyak 33.133 keluarga di Batam akan menerima total 662,6 ton beras dan 132.532 liter minyak goreng. Angka ini menunjukkan skala besar dari program Bantuan Pangan Bulog Batam dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan di perkotaan.
Sementara itu, di Kabupaten Karimun, bantuan pangan juga disalurkan kepada 10.086 keluarga. Total alokasi untuk Karimun mencakup 201,7 ton beras dan 40.344 liter minyak goreng. Distribusi ini menunjukkan komitmen Bulog untuk pemerataan bantuan di seluruh wilayah cakupannya.
Secara keseluruhan, total bantuan yang disalurkan oleh Bulog Cabang Batam mencapai 864,3 ton beras dan 172.876 liter minyak goreng. Jumlah ini merupakan akumulasi dari alokasi dua bulan, memastikan ketersediaan pangan bagi puluhan ribu keluarga penerima. Guido menegaskan, "Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, karena ini mencakup dua bulan sekaligus."
Advertisement
Advertisement
Mekanisme dan Tujuan Strategis Penyaluran Bantuan
Untuk memastikan kelancaran distribusi, Bulog terus berkoordinasi erat dengan pemerintah kelurahan dan desa. Koordinasi ini penting untuk mengatur jadwal penyaluran di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Karimun dan pulau-pulau penyangga di kedua daerah. Proses ini bertujuan agar Bantuan Pangan Bulog Batam dapat sampai ke tangan yang berhak.
Guido XL Pereira menekankan pentingnya akurasi data penerima. "Kami memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran dan sesuai data penerima yang telah ditetapkan," ujarnya. Hal ini menunjukkan komitmen Bulog terhadap transparansi dan efektivitas program bantuan pangan.
Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian integral dari program pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Selain itu, program ini juga berfungsi sebagai instrumen untuk menekan dampak inflasi dan kenaikan harga bahan pokok menjelang akhir tahun. Ketersediaan beras dan minyak goreng diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat.
Advertisement
Bulog juga memberikan jaminan terkait kualitas bantuan yang disalurkan. "Kami pastikan beras dan minyak goreng yang disalurkan dalam kondisi baik dan disalurkan dengan cepat," kata Guido. Jaminan kualitas ini penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.
Sumber: AntaraNews