Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Strategi dapatkan rusun dekat stasiun bagi masyarakat berpenghasilan rendah

Strategi dapatkan rusun dekat stasiun bagi masyarakat berpenghasilan rendah Proyek rumah susun. shutterstock

Merdeka.com - Baru-baru ini pemerintah gencar mendorong pengembangan hunian vertikal berbasis transportasi atau Transit Oriented Development (TOD). Hal ini diyakini mampu mengurangi kemacetan di kota-kota besar.

Dengan dibangunnya hunian ini diharapkan bisa menjadi titik penghubung moda transportasi alias teritegrasi. Diharapkan masyarakat lebih memilih menggunakan transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama dengan PT Perum Perumnas, PT Wijaya Karya (WIKA), dan PT PP Properti, telah bersinergi untuk membangun hunian berkonsep TOD ini. Sudah ada 3 lokasi yang dilakukan ground breaking atau peletakan batu pertama dan siap dibangun hunian berkonsep TOD, yakni stasiun Pondok Cina Depok, Tanjung Barat, dan Pasar Senen.

Dalam waktu mendatang akan dilakukan pembangunan hunian TOD di Stasiun Juanda, Tanah Abang, lalu stasiun Rawa Buntu, Pesing, Klender, dan masih banyak lagi segera menyusul pembangunannya.

Dikutip Cermati, syarat untuk memiliki hunian ini bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) adalah penghasilan atau gaji tiap bulannya tidak lebih dari Rp7 juta. Ini sesuai dalam Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang merupakan program KPR kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). (mdk/azz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP