Strategi BPH Migas turunkan harga gas bumi untuk sektor industri
Merdeka.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memiliki strategi untuk menurunkan harga gas bumi untuk pelaku industri. Salah satunya, menurunkan tarif toll fee di setiap jaringan distribusi gas ke kawasan industri.
"Kita punya tugas untuk menurunkan toll fee ke arah yang lebih rasional," ujar Anggota Komite BPH Migas Jugi Prajogo di acara Rapat Koordinasi BPH Migas di Makassar, Jumat (3/11).
Untuk itu, BPH Migas akan memilih beberapa ruas pipa transmisi dan distribusi yang berdampak signifikan terhadap industri nasional. Seperti pipa transmisi dan distribusi Sumatera Selatan-Jawa Barat (SSWJ), Muara Tawar-Muara Karang dan Porong-Grati.
"Seperti Arun, sudah turun dari USD 2,5 jadi USD 1,6 per MMBTU. Nanti kita akan melihat harga itu akan rasional jika toll fee bisa diturunkan," katanya.
Selain toll fee, BPH Migas juga akan mengatur biaya regasifikasi gas alam cair. Saat ini, biaya regasifikasi ditentukan business to business (b to b) bukan ditentukan pemerintah.
"Ini belum ada yang atur, masih b to b. Regasifikasi itu kita usulkan. Kalau kita mau bikin harga gas lebih rasional jangan tanggung-tanggung dari hulu hingga hilir diatur pemerintah," tegasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya