Sri Mulyani soal toko ritel banyak gulung tikar: Kita akan cari formulasinya

Rabu, 25 Oktober 2017 20:29 Reporter : Siti Nur Azzura
Sri Mulyani soal toko ritel banyak gulung tikar: Kita akan cari formulasinya Sri Mulyani. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati angkat bicara mengenai banyaknya toko ritel yang gulung tikar di Indonesia. Terbaru yaitu Lotus Department Store yang berlokasi di Thamrin yang harus tutup. Perusahaan saat ini menjual barang-barangnya dengan harga rendah.

Sri Mulyani mengaku telah memerintahkan Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan badan Kebijakan Fiskal untuk mencari solusi untuk mengatur terkait dengan perubahan pola usaha dari konvensional ke digital.

"Untuk sektor ritel, pemerintah dalam R-APBN ini secara umum kita akan mencoba untuk menciptakan momentum pertumbuhan ekonomi," kata Sri Mulyani di kantornya, Jakarta, Rabu (25/10).

Menurutnya, dengan perkembangan ekonomi digital ini, ada bisnis yang bisa maju karena mampu mengikuti pertumbuhan teknologi. Namun, bagi bisnis berbasis konvensional akan sulit mengikuti karena model bisnis yang berbeda.

Dengan demikian, jika bisnis ritel yang akan migrasi dari konvensional ke online, maka pemerintah akan menciptakan level of playing field atau kesetaraan antara yang konvensional maupun digital dalam segi apapun.

"Ini titik keseimbangan yang kami cari. Di satu sisi kami tidak ingin membendung suatu tren perubahan berdasarkan teknologi, namun di sisi lain kita ingin menciptakan transisi yang lebih smooth dari bisnis konvensional ini, sehingga mereka mampu melakukan penyesuaian," imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya akan melihat kebutuhan ritel, baik dari sisi perpajakan atau kepabeanan agar ritel tersebut bisa berkembang. "Kita sudah minta dua direktorat jenderal ini bersama BKF untuk memformulasikan bagaimana policy perpajakan yang bisa membantu terciptanya kesetaraan dalam persaingan yang sehat," tutup Sri Mulyani. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini