Menteri Keuangan, Sri Mulyani menargetkan belanja infrastruktur pada tahun depan akan berkisar Rp367 triliun hingga Rp402 triliun. Anggaran besar tersebut dikucurkan sebab, infrastruktur masih menjadi fokus pemerintah.
"Untuk infrastruktur tahun depan masih akan diberikan anggaran yang cukup signifikan," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (14/4).
Anggaran besar tersebut di dalam rangka untuk menyelesaikan berbagai program-program penting seperti perumahan, air minum, pengolahan air limbah. Kemudian pembangunan pipa transmisi gas dari cirebon-semarang dan jaringan irigasi.
"Selain infrastruktur konektivitas seperti jalan, jembatan, kereta api, dan bandara serta infrastruktur di bidang teknologi informasi seperti satelit dan BTS," kata Sri Mulyani.
Sri Mulyani mengatakan, Presiden Joko Widodo mengingatkan pemerintah perlu untuk terus menjaga confidence terhadap keseluruhan kebijakan fiskal dan moneter. Sehingga kepercayaan dan stabilitas ekonomi akan tetap terjaga.
"Dengan demikian investasi akan terus meningkat karena memang Indonesia akan melakukan terus perbaikan iklim investasi nya," tandas dia.