Sri Mulyani Beri Sinyal Anggaran Subsidi Energi 2023 Bakal Lebih Besar

Senin, 8 Agustus 2022 17:40 Reporter : Anisyah Al Faqir
Sri Mulyani Beri Sinyal Anggaran Subsidi Energi 2023 Bakal Lebih Besar Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - Pemerintah masih akan mengalokasikan anggaran yang fantastis untuk meredam dampak kenaikan harga energi di tahun 2022. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan anggaran yang disiapkan untuk tahun depan masih sangat besar dari tahun sebesar Rp 502 triliun.

"Tahun depan juga masih akan sangat besar yang nanti angka finalnya akan disampaikan oleh Bapak Presiden," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers usai Sidang Paripurna Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/8).

Meski enggan membeberkan nominal subsidi yang disiapkan, namun bendahara negara ini menjelaskan di tahun depan pemerintah masih akan memberikan subsidi untuk barang-barang yang harganya diatur pemerintah. Semisal harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diupayakan untuk tetap stabil walau anggarannya bakal melonjak.

"Tahun depan untuk beberapa subsidi dari beberapa barang yang diatur pemerintah masih akan dicoba untuk distabilkan dan dengan konsekuensi subsidi yang meningkat," tuturnya.

Di sisi lain, dalam rapat kabinet tersebut Presiden Joko Widodo telah meminta pemerintah untuk membuat simulasi keuangan negara dalam menghadapi gejolak ekonomi global. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi di tengah konflik geopolitik.

"Tahun ini pun Presiden juga meminta untuk dari sisi APBN membuat simulasi stress test, kalau seandainya kondisi global dalam situasi yang tidak membaik," katanya.

Atas instruksi tersebut, pemerintah pun langsung membuat beberapa skenario untuk tahun depan. Agar ekonomi tetap bisa terjaga dan APBN tetap bisa sehat dan berkelanjutan.

"Ini yang sedang terus kita finalkan dan tadi kita membuat beberapa skenario mengenai kondisi tahun depan, apabila Gejolak akan berlangsung lebih besar dari yang kita asumsikan," pungkasnya.

Baca juga:
Pakai Bus Listrik Buatan Anak Bangsa, Chandra Asri Potong Konsumsi Solar 13.776 Liter
Pemerintah Didesak Prioritaskan Penambahan Kuota BBM Subsidi Dibanding Ibu Kota Baru
KSP Nilai Gelontoran Subsidi Buat Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Melesat 5,4 Persen
Sri Mulyani: Inflasi Indonesia Tertahan karena Pemerintah Beri Banyak Subsidi
Kecemasan Jokowi, Akhir-Akhir ini Sering Singgung Harga BBM
Jokowi: Bayangkan Kalau Pertalite Naik Jadi Rp17.100, Demonya Berapa Bulan?

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini