Sri Mulyani Beberkan Reformasi Sistem Keuangan RI yang Dilakukan Sejak 2003

Senin, 26 Oktober 2020 10:34 Reporter : Dwi Aditya Putra
Sri Mulyani Beberkan Reformasi Sistem Keuangan RI yang Dilakukan Sejak 2003 Menkeu Sri Mulyani. ©Humas Kemenkeu

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengklaim bahwa sistem pengelolaan keuangan RI sudah mengalami reformasi secara fundamental sejak 2003-2004. Hal itu terjadi setalah pemerintah Indonesia menelurkan 3 paket Undang-Undang (UU), yaitu UU Keuangan Negara, Perbendaharaan Negara dan mengenai Pengawasan atau Pertanggungjawaban Keuangan Negara.

"Sejak 2003, 2004 berarti sudah 16-17 tahun lalu. Fungsi perbendaharaan negara atau treasury function di Indonesia telah dilaksanakan dan didelegasikan kepada Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJBP)," katanya dalam video conference di Jakarta, Senin (26/10).

Lahirnya DJBP merupakan titik awal reformasi perbendaharaan di Republik ini. Sejak saat itu, DJPB melakukan berbagai inisiatif dan inovasi dalam lakukan modernisasi, perbaikan tata kelola dan pengelolaan dari sisi peningkatan reputasi dan kredibilitas.

"Saya sangat ingat betul sebab saya menjadi Menkeu sejak tahun 2005 dan waktu itu masa awal dari Kemenkeu laksanakan UU 17, dan UU 1, UU keuangan negara dan perbendaharaan," kata dia.

DJPB yang baru dibangun waktu itu memiliki reputasi yang tidak baik. Sri Mulyani melihat hampir di semua kantor-kantor perbendaharaan masih banyak sekali orang antre bawa map dan muncul calo-calo untuk bisa mencairkan anggaran.

"Sehingga reputasi kalau mau pergi dan urus pencairan anggaran Anda perlu membawa map yang isinya sebenarnya uang sogokan," katanya.

Kondisi tersebut, menjadi titik awal pemerintah lakukan reformasi perbendaharaan di DJPB. Kemudian melakukan reformasi total dimulai pertama dibuat front office, middle office dan back office . Di mana front office dilakukan untuk memberikan pelayanan yang transparan sehingga tidak dipertemukan dengan middle dan back office.

"Itu cara pertama untuk mulai membersihkan adanya calo-calo anggaran waktu itu. Jadi kantor kantor jadi kantor pelayanan pembendaharaan jadi relatif baik," ungkapnya.

Baca Selanjutnya: Optimalisasi Pelayanan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini