Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sejak 2011 ekonomi Indonesia tak bergairah

Sejak 2011 ekonomi Indonesia tak bergairah gedung bertingkat kawasan scbd. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia terus berlanjut hingga pertengahan tahun ini. Sepanjang triwulan II 2015 ekonomi nasional hanya tumbuh 4,67 persen. Lebih lambat dibanding triwulan I 2015 yang mencapai 4,71 persen.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, laju pertumbuhan ekonomi triwulan II 2015 juga tercatat yang terendah sejak 2011. Pada 2011, ekonomi tumbuh rata-rata di atas 6 persen tiap triwulan.

"Pertumbuhan ekonomi ini menjadi terendah sejak 2011. Dari 2011 memang pertumbuhan selalu melandai hingga saat ini," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin di kantornya, Jakarta, Rabu (5/8).

Menurut Suryamin, penyebab utama tak bergairahnya pertumbuhan ekonomi lantaran pengaruh dari ketidakpastian ekonomi global dan harga komoditas di pasar dunia yang belum pulih. Padahal, komoditas Indonesia menjadi salah satu sumber ekspor yang tengah digenjot.

"Harga minyak dunia juga turun. Kita kan juga ekspor minyak. Kemudian negara-negara lain dan mitra dagang kita juga mengalami pelemahan. Sehingga penjualan barang kita juga menurun," kata dia.

Namun, Suryamin optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan bakal meningkat. Alasannya, pemerintah berkomitmen menggenjot pembangunan infrastruktur yang bisa menjadi stimulus menggerakkan roda perekonomian nasional.

"Indonesia punya potensi penduduk keempat terbanyak di dunia dan SDA kita melimpah jadi potensi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masih ada," ucapnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP