Sederet alasan mengapa orang lebih suka menyimpan dana di Singapura

Minggu, 24 Desember 2017 08:00 Reporter : Siti Nur Azzura
Patung Merlion. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Singapura dikenal sebagai salah satu pusat bisnis dunia, khususnya Asia. Tak heran bila banyak orang berbondong-bondong untuk berinvestasi dan menempatkan dananya di sana.

Tak tanggung-tanggung, jumlah dana yang disimpan bisa mencapai ribuan triliun. Bahkan perusahaan konsultan manajemen multinasional McKinsey pernah menyebutkan dana para orang kaya Indonesia yang ditempatkan di Singapura mencapai sekitar USD 200 miliar atau setara Rp 2.600 triliun.

Itu lah mengapa Indonesia menerapkan kebijakan pengampunan pajak (Tax Amnesty) pada Juli 2016 hingga Maret 2017, agar orang-orang yang menyimpan dananya di luar negeri dibawa pulang ke Tanah Air dan mendeklarasikan hartanya.

Namun, mengapa banyak orang justru lebih banyak menyimpan dananya di negara lain? Padahal, jika dana sebesar itu diinvestasikan di negeri sendiri, dampak positifnya akan bisa dirasakan untuk kemajuan perekonomian Indonesia.

Di satu sisi mungkin inilah saatnya Indonesia belajar dari negara tetangga sendiri bagaimana cara yang paling tepat untuk menarik para pemilik dana untuk memutar uangnya di Tanah Air.

Berikut sederet alasan mengapa banyak orang memilih menyimpan dananya di Singapura, seperti dikutip Cermati. [azz] SELANJUTNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini