Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saran Indef ke Jokowi Agar Tarif Listrik Bisa Lebih Murah

Saran Indef ke Jokowi Agar Tarif Listrik Bisa Lebih Murah pln. Merdeka.com

Merdeka.com - Ekonom Institute For Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati menyarankan pemerintah untuk membuat kebijakan harga bahan bakar khusus yang digunakan sebagai energi primer pembangkit listrik. Kebijakan ini diyakini akan membuat tarif listrik lebih murah lagi, terutama listrik industri.

Selain itu, kebijakan ini juga bisa menjadi perangsang investor menanamkan modalnya di sektor pembangkit listrik Tanah Air.

"Kalau listrik, sektor yang punya dampak signifikan terhadap investasi," kata Enny, dalam acara Outlook 2020 Econolictricity Optimalization, di Kawasan Pondok Indah, Jakarta, Rabu (18/12).

Menurut Enny‎, dengan kebijakan harga bahan bakar primer bisa menekan biaya pokok produksi listrik. "Mestinya bahan baku yang digunakan PLN tidak menggunakan lagi nilai komersial. Apakah itu gas, batu bara termasuk alternatif-alternatif yang efisien," tuturnya.

Ekonomi Indonesia Butuh Investasi

butuh investasi rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menurut Enny, investasi baru sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dia memperkirakan jika tidak ada investasi pada 2020 maka pertumbuhan ekonomi akan berada di bawah 5 persen.

"Kalau tidak ada akselerasi percepatan investasi yang masuk dampak 2020 kita pesimis mencapai pertumbuhan di atas 5 persen lagi, besar kemungkinan di 4,8-4,9 persen. Tidak ada investasi artinya tidak ada lapangan kerja, tidak ada kemampuan daya beli," tandasnya.

Reporter: Pebrianto

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP