Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp14.485 per USD Dipicu Gencarnya Vaksinasi Covid-19

Senin, 26 April 2021 15:35 Reporter : Anggun P. Situmorang
Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp14.485 per USD Dipicu Gencarnya Vaksinasi Covid-19 Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) ditutup menguat di level Rp14.485 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.525 (USD). Sedangkan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat direntang Rp14.465 hingga Rp14.520 per USD.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, hari ini, rencananya Indonesia akan kedatangan vaksin anti-Virus Corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) tahap kesembilan. Momentum ini patut disyukuri karena laju vaksinasi Indonesia semakin melambat karena keterbatasan pasokan.

Kedatangan pasokan vaksin tambahan tentu akan sangat membantu mempercepat laju vaksinasi. Sebab, vaksin adalah tumpuan harapan tidak hanya untuk menyelamatkan nyawa tetapi juga ekonomi.

"Jika laju vaksinasi terus melambat, maka waktu yang diperlukan untuk menciptakan herd immunity semakin panjang. Ini menyebabkan aktivitas dan mobilitas masyarakat akan terus dibatasi sehingga roda ekonomi tidak bisa berputar kencang," ujarnya, Jakarta, Senin (26/4).

Sejauh ini, distribusi vaksin di Indonesia berjalan lambat. Hingga pertengahan April, jumlah orang yang sudah mendapatkan vaksinasi penuh (dua dosis) baru 2,3 persen dari total populasi. Harus dilihat kembali apakah target vaksinasi terhadap 70 persen populasi bisa tercapai dalam waktu 12 bulan seperti keinginan presiden.

Keterbatasan vaksin dan keran aktivitas masyarakat yang belum sepenuhnya dibuka membuat prospek perekonomian Ibu Pertiwi menjadi samar-samar. Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2021 dari 4,8 persen menjadi 4,3 persen.

"Pun Bank Indonesia (BI) yang merevisi ke bawah ramalan pertumbuhan ekonomi dari 4,3-5,3 persen menjadi 4,1-5,1 persen," jelas Ibrahim.

Baca Selanjutnya: Dampak Pembatasan Mobilitas...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini