RI Punya Pasar Syariah Terbesar Dunia, Jatim Akan Bangun Islamic Science Park
Merdeka.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berencana membangun kompleks Islamic Science Park dengan luas 40 hektare di Suramadu sisi Bangkalan. Rencana ini merupakan mimpinya agar Jawa Timur menjadi pusat pengembangan syariah internasional.
Khofifah mengatakan, Indonesia dengan penduduk mayoritas muslim dan salah satu yang terbesar di dunia, akan menarik pelaku usaha syariah masuk ke Tanah Air.
"Mimpi itu terinspirasi dari Islamic Finance Tower di London, Inggris," ujarnya di acara Silaturahmi Alim Ulama NU se Jawa Timur, di Surabaya, Sabtu (9/3).
Masuknya investor turut menggairahkan pasar keuangan syariah melalui Sukuk. Diharapkan Sukuk Indonesia memiliki pasar terbesar di dunia.
Format Islamic Science Park
Desain lokasi Islamic Science Park, menurut Khofifah, sudah didaftarkan pihaknya ke Ditjen HAKI Kementerian Hukum dan HAM. Sementara konsep Islamic Science Park yang akan dibangun di atas lahan 40 hektare tersebut, 20 persennya akan digunakan untuk edukasi berupa Museum Islam Digital, 30 persen untuk art (seni), dan 50 persen untuk hiburan.
"Nanti juga ada semacam Islamic Center dengan standard internasional, yang bisa dipakai international conference, maka tokoh-tokoh, ulama-ulama internasional bisa melaksanakan berbagai konferensi-konferensi di situ," paparnya.
Selain itu, kajian ekonomi syariah juga akan dikembangkan dengan harapan, Islamic Science Park bukan sekadar fisik monumental belaka, tapi menjadikan Indonesia, khususnya Jawa Timur sebagai pusat syariah internasional yang selama ini dikuasai Malaysia dan London.
Maka, katanya lagi, pembangunan kampung halal food, halal tourism, dan hotel syariah di area Islamic Science Park bisa dijadikan tempat belajar ekonomi syariah. "Insyaallah konsepnya sudah jadi dan sudah saatnya saya menyampaikan pada masyarakat gitu ya," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya