Rekapitulasi Pemilu 2019 Beri Kepastian ke Pelaku Usaha

Selasa, 21 Mei 2019 13:35 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Rekapitulasi Pemilu 2019 Beri Kepastian ke Pelaku Usaha investasi. shutterstock

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil rekapitulasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sehari sebelum rencana semula yakni 22 Mei 2019, baik pemilihan presiden maupun legislatif. Pengumuman tersebut diyakini akan memberikan kepastian usaha bagi pelaku bisnis di Indonesia.

Dalam pengumuman tersebut, pasangan nomor urut satu Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memperoleh 55,50 persen dari total suara sah nasional. Sementara pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengumpulkan 44,50 persen suara.

"Sudah lega sudah ada yang terpilih," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Perdagangan Benny Soetrisno ketika dihubungi Merdeka.com, Selasa (21/5).

Saat ini dunia usaha tinggal menunggu pembentukan unsur-unsur dalam pemerintahan yang baru, seperti kabinet beserta para Menteri maupun pejabat negara. "Tinggal tunggu formasi Kabinet dan person in charge-nya," lanjut Benny.

Dihubungi terpisah, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Adhi S Lukman mengatakan, jika Jokowi kembali menjadi presiden, maka dia tinggal melanjutkan lagi program-program yang sudah dijalankan selama ini.

"Jadi ditetapkan presiden Jokowi-Ma'ruf Amin menjadi Presiden tentu kita tidak perlu belajar lagi dari nol program-program pemerintah," kata dia.

"Karena kalau presiden baru kita belajar lagi dari nol apa yang perlu jadi program prioritas. Dengan ini kita ingin ada keberlanjutan lebih cepat. Dan menjadi kepastian berusaha bagi para investor maupun para pelaku usaha," imbuhnya.

Dunia usaha pun sudah mengetahui program-program prioritas petahana, sehingga tidak sulit untuk menjalankannya. "Tahu program kerjanya fokus di SDM dan peningkatan daya saing dan peningkatan konsumsi masyarakat. Saya kira ini merupakan program yang sudah jelas sehingga tinggal dunia usaha mengikuti saja," urai Adhi.

Sementara Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial, Anton J. Supit mengharapkan adanya kepastian hukum oleh pemerintah yang akan memimpin lima tahun ke depan.

"Harapan pengusaha adalah adanya kepastian hukum dan konsistensi kebijakan serta peningkatan daya saing internasional," tandasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini