Urai Antrean BBM Bali, Pertamina Tambah Stok 20 Juta Liter Pertalite dan 66 SPBU Beroperasi 24 Jam

Pertamina pasok 20 juta liter Pertalite dan siagakan 66 SPBU 24 jam untuk urai antrean kendaraan serta amankan stok BBM di Bali.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra- Reporter
Urai Antrean BBM Bali, Pertamina Tambah Stok 20 Juta Liter Pertalite dan 66 SPBU Beroperasi 24 Jam
Urai Antrean BBM Bali, Pertamina Tambah Stok 20 Juta Liter Pertalite

Langkah cepat terus diambil PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus untuk menuntaskan antrean BBM di Bali. Mulai dari memperkuat stok energi, memperpanjang jam buka SPBU, hingga menyiagakan armada penyalur ekstra dikerahkan demi memastikan kebutuhan BBM warga terpenuhi dengan lancar.

Kabar baiknya, dua kapal tanker pengangkut BBM resmi merapat di Pulau Dewata pada Jumat (16/10). MT Pangkalan Brandan membawa muatan 16 juta liter Pertalite ke Integrated Terminal (IT) Manggis. Pada saat bersamaan, MT Asian Rigel juga bersandar di Fuel Terminal (FT) Sanggaran dengan mengangkut 4 juta liter Pertalite.

Kedatangan dua kapal ini menyuntikkan pasokan segar sebesar 20 juta liter Pertalite secara instan.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa penambahan volume pasokan ini disesuaikan dengan tingkat konsumsi harian serta guna menambal permintaan yang sempat tertunda.

"Rata-rata konsumsi harian Pertalite di Bali mencapai sekitar 2,2 juta liter yang dipenuhi melalui IT Manggis dan FT Sanggaran. Sementara itu, dalam tiga hari terakhir, yakni 13–15 Oktober, rata-rata penyaluran Pertalite ke SPBU telah mencapai sekitar 3 juta liter per hari. Penyaluran di atas rata-rata konsumsi harian ini dilakukan untuk membantu memenuhi permintaan masyarakat yang sebelumnya belum terlayani ketika stok di SPBU habis," terang Ahad, dikutip Jumat (16/10/2026).

Tidak berhenti di situ, Pertamina Patra Niaga mematok target cadangan stok Pertalite menembus 48 juta liter pada 17 Oktober 2026. Jumlah raksasa ini disiapkan untuk menjamin ketahanan pasokan energi aman hingga dua minggu ke depan.

Dari garis terdepan pelayanan, sebanyak 66 SPBU disiagakan untuk beroperasi penuh selama 24 jam non-stop, yaitu 42 SPBU di Denpasar dan 24 SPBU di Badung. Langkah strategis ini diharapkan mampu memecah penumpukan antrean kendaraan secara efektif.

Operasional 24 Jam

Demi menjamin distribusi tanpa hambatan, operasional IT Manggis dan FT Sanggaran juga diubah menjadi 24 jam. Sebanyak 108 mobil tangki dan 465 awak disiagakan, dibantu pengalihan unit mobil tangki dari Banyuwangi. Pertamina turut menggandeng Kodam IX/Udayana untuk membantu kebutuhan personel operasional hingga pengemudi cadangan dengan tetap memprioritaskan aspek keselamatan kerja.

Di samping itu, Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Bali sepakat menerapkan batasan pembelian BBM sementara, yakni maksimal 20 liter untuk mobil dan 3 liter untuk sepeda motor. Skema yang telah direstui Gubernur Bali ini diterapkan demi memeratakan pelayanan di seluruh SPBU.

"Kami terus mengevaluasi kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan agar langkah yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta berterima kasih atas pengertian dan dukungan masyarakat," kata Ahad.

Pertamina mengimbau warga Bali agar tidak panik dan membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan.

Rekomendasi