Literasi Naik ke 45 Persen, Prudential Syariah Dorong Pemanfaatan Produk untuk Perluas Inklusi

Prudential Syariah menilai peningkatan literasi perlu diikuti perluasan akses dan inovasi produk agar semakin banyak masyarakat memahami serta memanfaatkan perlindungan berbasis syariah.

Febika Indriyani
Oleh Febika Indriyani- Reporter
Literasi Naik ke 45 Persen, Prudential Syariah Dorong Pemanfaatan Produk untuk Perluas Inklusi
Peluncuran PRU Care 360 syariah, 15/10

Peningkatan literasi keuangan syariah di Indonesia mencatatkan tren positif, namun tantangan baru kini muncul di tingkat pemanfaatan produk. PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) menilai perluasan inklusi, inovasi produk, hingga penguatan jaringan distribusi menjadi kunci penting agar masyarakat tak sekadar kenal, melainkan aktif menggunakan asuransi jiwa syariah.

Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, mengungkapkan bahwa masyarakat yang telah mengenal keuangan syariah masih membutuhkan pemahaman kontekstual agar tergerak untuk memiliki polis perlindungan.

"Jadi, sudah tahu, sudah dengar, tapi mungkin belum paham benar-benar. Sehingga pengen memiliki. Itu tugas kita bersama," ujar Vivin saat ditemui usai peluncuran PRUCare 360 Syariah di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Vivin menyebutkan, pemahaman finansial masyarakat terus bertumbuh dibanding beberapa tahun lalu. Tingkat literasi keuangan syariah yang berada di kisaran 19 persen pada 2023 kini melonjak hingga sekitar 45 persen, sementara tingkat inklusinya menyentuh angka 43 persen.

 

Perkuat 65 Ribu Agen dan Mitra Bank

Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama
Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama

Menjawab besarnya potensi pasar Muslim di Tanah Air, Prudential Syariah memacu penetrasi melalui penguatan dua saluran distribusi utama, yaitu jaringan agen dan kemitraan perbankan (bancassurance). Saat ini, perusahaan disokong sekitar 65 ribu agen yang telah mengantongi sertifikasi lisensi syariah resmi.

Selain lini keagenan, akses perlindungan juga diperluas lewat kolaborasi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI). Produk-produk asuransi Prudential Syariah kini dapat diakses langsung melalui jaringan kantor cabang BSI di seluruh Indonesia, memudahkan segmen Muslim berpotensi untuk mendapatkan perlindungan berbasis prinsip syariah.

Edukasi Konsep Saling Bantu dan Produk Inovatif

Bukan sekadar sarana proteksi finansial, asuransi syariah membawa nilai kebersamaan melalui mekanisme dana tabarru', di mana para peserta saling menolong saat menghadapi risiko kesehatan atau musibah sesuai ketentuan polis.

"Jadi, pada saat ada peserta yang sakit, peserta lainlah yang membantu. Nah, itu konsep syariah itu seperti itu," jelas Vivin.

Guna menjawab kebutuhan peserta di berbagai fase kehidupan, Prudential Syariah meluncurkan inovasi terbaru bertajuk PRUCare 360 Syariah. Produk perlindungan jiwa, kesehatan, dan penyakit kritis ini dirancang memberikan jaminan proteksi hingga usia 80 tahun, lengkap dengan manfaat Dana Usia Non-Produktif sesuai ketentuan polis.

Vivin menekankan bahwa misi memperbesar ekosistem keuangan syariah tidak bisa berjalan sendirian, melainkan membutuhkan kolaborasi erat dari seluruh pelaku industri proteksi nasional.

Rekomendasi