Ratusan Bibit Karang Ditanam di Perairan Pulau Messah, Jadi Fondasi Ekonomi Warga

Penunjukan Pulau Messah sendiri didasarkan pada rekomendasi Balai Taman Nasional Komodo karena perannya yang vital.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra- Reporter
Ratusan Bibit Karang Ditanam di Perairan Pulau Messah, Jadi Fondasi Ekonomi Warga
Ilustrasi terumbu karang (pixabay)

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) meluncurkan program transplantasi terumbu karang di Desa Pasir Putih, Pulau Messah, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Inisiatif ini untuk memulihkan ekosistem laut sekaligus memberdayakan masyarakat pesisir di wilayah penyangga Taman Nasional Komodo.

Peluncuran ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan yang telah bergulir sejak April 2026 melalui edukasi dan silaturahmi bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga kelompok nelayan setempat. Penunjukan Pulau Messah sendiri didasarkan pada rekomendasi Balai Taman Nasional Komodo karena perannya yang vital bagi kawasan konservasi namun membutuhkan pemulihan ekosistem terumbu karang.

Sebelum memasuki tahap penanaman, MPMX merangkul warga melalui edukasi pelestarian laut dan pelatihan teknis coral nursery bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pasir Putih. Peserta dibekali praktik langsung, mulai dari pemilahan fragmen karang, Pemasangan media spider frame, hingga teknik pemantauan dan transplantasi ke area rehabilitasi.

Lewat program jangka panjang ini, MPMX menargetkan penanaman 500 bibit terumbu karang yang disangga oleh 32 unit spider frame. GM Corporate Communication & Sustainability Natalia Lusnita menegaskan bahwa kepedulian lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata yang konsisten dan berkelanjutan.

"Bagi MPMX, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui langkah nyata yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Peresmian program transplantasi terumbu karang ini menjadi kelanjutan dari proses yang telah kami mulai bersama masyarakat sejak April lalu. Kami ingin program ini tidak berhenti pada kegiatan transplantasi, tetapi berkembang menjadi upaya jangka panjang dalam membantu memulihkan dan menjaga ekosistem laut sekaligus membangun kapasitas serta keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dari keberlanjutan program," ujar Natalia.

Fondasi Ekonomi Warga

Pulihkan Laut Komodo, Ratusan Bibit Karang Ditanam di Perairan Pulau Messah
Pulihkan Laut Komodo, Ratusan Bibit Karang Ditanam di Perairan Pulau Messah

Ia menambahkan, ekosistem laut yang sehat tak hanya melestarikan keanekaragaman hayati, tetapi juga menjadi fondasi ekonomi warga melalui sektor perikanan dan potensi wisata bahari.

"Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah, otoritas kawasan, masyarakat lokal, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci agar manfaat program ini dapat tumbuh dan dirasakan dalam jangka panjang," tambahnya.

Dirancang berjalan selama empat tahun, program ini mengintegrasikan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi secara seimbang. Pendekatan berkelanjutan ini memperkuat rekam jejak MPMX di NTT, setelah sebelumnya sukses menanam 100.000 mangrove serta membina budi daya kepiting bakau dan UMKM di Desa Golo Sepang sepanjang 2022–2025.

 

Rekomendasi