Menhub Dudy Purwagandhi Tekankan Kualitas Konstruksi MRT Fase 2A untuk Keselamatan Transportasi Jakarta

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan vitalnya menjaga kualitas konstruksi MRT Fase 2A demi keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan pengguna. Simak progres terkini proyek transportasi modern Jakarta ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menhub Dudy Purwagandhi Tekankan Kualitas Konstruksi MRT Fase 2A untuk Keselamatan Transportasi Jakarta
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan vitalnya menjaga kualitas konstruksi MRT Fase 2A demi keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan pengguna. Simak progres terkini proyek transportasi modern Jakarta ini. (AntaraNews)

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi baru-baru ini menyoroti pentingnya menjaga kualitas konstruksi pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Fase 2A di Jakarta. Penekanan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan optimal, ketepatan waktu penyelesaian proyek, serta kenyamanan maksimal bagi masyarakat pengguna transportasi publik. Hal tersebut disampaikan Menhub dalam keterangan resminya di Jakarta pada hari Selasa.

Proyek strategis ini, yang akan menghubungkan Bundaran HI hingga Kota, menunjukkan progres yang menggembirakan. Menhub Dudy mendorong koordinasi lintas sektor agar pembangunan infrastruktur vital ini dapat berjalan efektif. Ini juga penting untuk meminimalisir gangguan terhadap kelancaran lalu lintas dan aktivitas ekonomi warga sekitar area proyek.

Peninjauan langsung terhadap proyek ini dilakukan oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, didampingi Menhub Dudy, menyusuri area konstruksi Stasiun Sawah Besar hingga Stasiun Harmoni. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan sistem transportasi publik yang modern dan terintegrasi di ibu kota.

Progres Pembangunan dan Harapan Menhub

Menhub Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa pembangunan MRT Fase 2A telah mencapai progres yang signifikan. Segmen 1 rute Bundaran HI-Monas kini telah mencapai 80,47 persen penyelesaian, menunjukkan kemajuan yang pesat. Sementara itu, segmen 2 rute Harmoni-Kota telah mencapai 51,04 persen, menandakan percepatan pekerjaan konstruksi.

Dengan progres yang positif ini, Menhub berharap seluruh proses pembangunan MRT Fase 2A dapat terus berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Kehadiran MRT Jakarta diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas transportasi publik di wilayah Jakarta. Lebih dari itu, MRT juga menjadi solusi mobilitas perkotaan yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.

Sejak beroperasi, MRT Jakarta Fase 1 Lebak Bulus-Bundaran HI telah menunjukkan kinerja operasional yang sangat baik, melayani 47 juta penumpang per tahun. Pada periode Januari hingga Maret 2026, MRT Jakarta berhasil melayani lebih dari 11,5 juta pelanggan dengan tingkat ketepatan waktu yang tinggi. Ini membuktikan bahwa investasi pada transportasi massal memberikan dampak positif yang nyata.

Menhub Dudy menambahkan bahwa pembangunan MRT Jakarta diharapkan menjadi tonggak penguatan sistem transportasi massal perkotaan yang terintegrasi. Hal ini juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan di masa depan.

Apresiasi Wapres Gibran terhadap Kualitas Konstruksi MRT Fase 2A

Dalam peninjauan proyek pembangunan MRT Fase 2A, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan kepuasannya terhadap progres yang telah dicapai. Wapres Gibran didampingi Menhub Dudy Purwagandhi saat menyusuri area konstruksi Stasiun Sawah Besar hingga Stasiun Harmoni. Ia menerima laporan bahwa progres pembangunan secara keseluruhan telah mencapai 59 persen.

Wapres Gibran menyampaikan target operasional MRT Fase 2A, di mana rute Bundaran HI-Monas diharapkan tersambung dan beroperasi pada akhir tahun 2027. Selanjutnya, rute akan tersambung hingga Stasiun Kota pada akhir tahun 2029. Ini sejalan dengan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan transportasi publik yang aman, nyaman, terintegrasi, serta modern.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Wapres menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk dukungan dari kawasan aglomerasi. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan, Pemprov DKI Jakarta, PT MRT Jakarta, serta para pekerja konstruksi. Kolaborasi dan kerja keras mereka menjadi kunci keberhasilan proyek ini.

Wapres Gibran sangat puas dengan progres pembangunan yang sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. “Jadi, ini progres yang luar biasa sekali. Terima kasih sekali sudah bekerja pagi, siang, malam, sehingga progres pembangunan yang ada di sini bisa sesuai timeline,” ujar Wapres Gibran, menggarisbawahi dedikasi tim proyek dalam menjaga kualitas konstruksi MRT Fase 2A.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi