Pemkot Denpasar Dorong Revitalisasi Koperasi Denpasar: KPN dan Kopma Dituntut Bersaing di Perkotaan

Pemerintah Kota Denpasar gencar mendorong revitalisasi koperasi Denpasar, khususnya KPN dan Kopma, agar mampu bersaing di tengah pesatnya pertumbuhan usaha perkotaan dan berkontribusi pada ekonomi daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Denpasar Dorong Revitalisasi Koperasi Denpasar: KPN dan Kopma Dituntut Bersaing di Perkotaan
Pemerintah Kota Denpasar gencar mendorong revitalisasi koperasi Denpasar, khususnya KPN dan Kopma, agar mampu bersaing di tengah pesatnya pertumbuhan usaha perkotaan dan berkontribusi pada ekonomi daerah. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Denpasar secara aktif mendorong upaya revitalisasi Koperasi Pegawai Negeri (KPN) dan Koperasi Mahasiswa (Kopma). Langkah ini diambil untuk memastikan kedua jenis koperasi tersebut tetap kompetitif di tengah dinamika ekonomi perkotaan yang cepat. Dorongan ini disampaikan dalam sebuah seminar revitalisasi koperasi yang berlangsung di Universitas Terbuka Denpasar, Bali.

Pj. Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, menegaskan bahwa revitalisasi menjadi kebutuhan mendesak. Hal ini sejalan dengan tumbuhnya berbagai usaha sejenis di wilayah perkotaan. Koperasi di Denpasar harus melakukan transformasi cepat agar memiliki daya saing kuat.

Transformasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja internal koperasi. Lebih jauh, upaya ini bertujuan agar koperasi dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Pemkot Denpasar bertekad menciptakan koperasi yang modern dan adaptif.

Urgensi Revitalisasi dan Transformasi Digital

IGN Eddy Mulya menekankan pentingnya revitalisasi sebagai tuntutan utama di perkotaan. Ia menyatakan, "Gerakan revitalisasi perkotaan menjadi tuntutan utama. Di Kota Denpasar, usaha-usaha sejenis ikut tumbuh, sehingga jika ingin gerakan koperasi memiliki daya saing yang kompetitif dan benar-benar memberi makna bagi pertumbuhan ekonomi, logikanya koperasi di Denpasar harus melakukan revitalisasi." Pernyataan ini menggarisbawahi kondisi persaingan yang ketat.

Langkah revitalisasi ini dimulai dengan penguatan KPN dan Kopma. Koperasi mahasiswa didorong menjadi contoh bagi gerakan koperasi milenial. Hal ini krusial untuk proses alih generasi dalam tata kelola koperasi di masa depan.

Kota Denpasar memiliki SDM dan fasilitas memadai untuk mendukung revitalisasi. Eddy Mulya menambahkan, "Jika salah satu syarat revitalisasi adalah bergerak menuju koperasi full digital dan less paper, maka Denpasar harus mampu memenuhi itu agar layanan koperasi benar-benar cepat, mudah, transparan, akuntabel, dan profesional." Transformasi digital menjadi kunci utama peningkatan efisiensi dan transparansi.

Revitalisasi tidak hanya fokus pada peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU). Lebih dari itu, upaya ini bertujuan menjaga marwah koperasi agar layak tumbuh dan bersaing dengan pelaku usaha lain. KPN memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha di luar simpan pinjam, seperti penyediaan makanan, alat tulis, hingga kebutuhan peserta didik.

Peran Pemkot dan Pengembangan Potensi Koperasi Muda

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Dewa Made Agung, menjelaskan peran Pemkot. Pendampingan dari Pemkot Denpasar bertujuan memperkuat pemahaman koperasi. Selain itu, pendampingan ini mendorong percepatan inovasi bagi koperasi yang sudah berkembang, termasuk KPN dan Kopma.

Dewa Made Agung menyoroti kembalinya gaung Kopma yang semakin menguat. Pemkot Denpasar telah menyiapkan wadah Gerakan Generasi Koperasi. Wadah ini bertujuan mengenalkan koperasi kepada anak muda melalui duta koperasi.

Ia menambahkan, "Kami memiliki generasi koperasi sebagai wadah bagi anak-anak muda untuk memberikan pemahaman tentang koperasi dan menyampaikan informasi kepada generasi milenial, sehingga keterlibatan anak muda dalam berkoperasi semakin kuat." Inisiatif ini penting untuk menjamin keberlanjutan gerakan koperasi.

Pentingnya Coop Creative Hub juga ditekankan sebagai ruang kolaborasi. Hub ini memungkinkan antarkoperasi mengembangkan inovasi dan kreativitas. "Coop Creative Hub menjadi wadah komunikasi seperti hub di sektor swasta, tempat koperasi bisa menggali permasalahan, mencari solusi, dan mengembangkan kreativitas," ujarnya. Ini mendorong ekosistem koperasi yang dinamis.

Harapan dan Masa Depan Koperasi Denpasar

Pemkot Denpasar berharap ada KPN yang dapat menjadi role model. Eddy Mulya menyatakan, "Kami berharap ada satu atau dua KPN yang bisa menjadi role model, sehingga kita bisa lebih banyak mendengarkan cerita baik dari gerakan koperasi." Ini akan memicu semangat inovasi di koperasi lainnya.

Kegiatan revitalisasi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas KPN dan Kopma. Tujuannya adalah mempercepat hadirnya koperasi yang modern. Koperasi tersebut harus adaptif dan mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi perkotaan yang pesat.

Melalui transformasi digital dan penguatan SDM, koperasi di Denpasar diharapkan menjadi lebih transparan dan akuntabel. Dengan demikian, koperasi dapat terus memberikan layanan prima kepada anggotanya. Ini juga akan memperkuat posisi koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi