PT Surveyor Indonesia (PTSI) secara aktif mendukung penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Langkah strategis ini diumumkan pada Jumat (10/10) melalui keterangan tertulis yang diterima di Surabaya.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendekatan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) serta pembukaan akses pembiayaan berkelanjutan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM di pasar domestik maupun internasional.
Sekretaris Perusahaan PTSI, Parasto Purwo Handoko, menjelaskan bahwa berbagai layanan dihadirkan untuk memfasilitasi penerapan prinsip-prinsip ESG. Ini termasuk konsultansi, pelatihan, dan pendampingan dekarbonisasi bagi UMKM.
Advertisement
Advertisement
Mendorong Penerapan ESG dan Pembiayaan Berkelanjutan
PT Surveyor Indonesia (PTSI) berkomitmen penuh dalam mendorong penerapan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) di kalangan UMKM. Berbagai layanan komprehensif telah disiapkan untuk mendukung tujuan ini. Layanan tersebut mencakup konsultansi dan pelatihan yang mendalam.
Selain itu, PTSI juga menyediakan pendampingan khusus untuk dekarbonisasi dan pencapaian net zero emission. Mereka membantu UMKM dalam penyusunan laporan keberlanjutan yang kredibel. Verifikasi rantai pasok juga menjadi bagian penting dari dukungan ini.
Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa UMKM tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga beroperasi dengan memperhatikan dampak lingkungan dan sosial. Pendekatan ini diharapkan dapat membuka akses lebih luas terhadap pembiayaan berkelanjutan. Hal ini krusial untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Advertisement
Advertisement
Studi Kasus Sukses: Kolaborasi dengan House of Inang
Salah satu bentuk nyata komitmen PTSI dalam mendukung UMKM adalah kolaborasi dengan House of Inang. Jenama fesyen lokal ini dikenal karena mengusung konsep eco-fashion yang inovatif. PTSI menerbitkan Independent Verification Report (IVR) untuk jenama tersebut.
Melalui IVR, PTSI melakukan penilaian mendalam terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola House of Inang. Penilaian ini mencakup pemilihan bahan baku yang berkelanjutan. Proses produksi, sistem distribusi, hingga kebijakan ketenagakerjaan juga turut dievaluasi secara cermat.
Hasil verifikasi ini memberikan pengakuan penting atas kredibilitas House of Inang sebagai jenama fesyen berkelanjutan. Menurut Parasto, pengakuan ini sangat vital. Hal ini membuka akses bagi House of Inang ke pembiayaan hijau.
Advertisement
Selain itu, verifikasi ini juga secara signifikan meningkatkan daya tarik produk House of Inang. Baik di pasar domestik maupun di kancah internasional, produk mereka kini memiliki nilai tambah. Ini membuktikan bahwa praktik keberlanjutan dapat menjadi kunci bagi UMKM untuk naik kelas.
Advertisement
Program Sustainability Atestasi untuk UMKM
Selain mendukung sektor industri besar, PTSI juga fokus pada penguatan UMKM melalui layanan khusus bernama Sustainability Atestasi. Program ini dirancang untuk memberikan pengakuan resmi. Pengakuan ini diberikan kepada usaha yang telah menerapkan praktik keberlanjutan secara konsisten.
Pengakuan tersebut menjadi modal penting bagi UMKM untuk memperluas akses pendanaan. Ini juga meningkatkan daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif. Citra usaha yang kuat dan positif juga akan terbangun melalui atestasi ini.
Proses atestasi dilakukan secara menyeluruh dan bertahap. Dimulai dari penilaian awal yang komprehensif, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan. Analisis mendalam terhadap aspek bisnis, lingkungan, sosial, dan tata kelola juga dilakukan.
Advertisement
Setelah semua tahapan selesai, PTSI akan menghasilkan rekomendasi untuk peningkatan berkelanjutan. Melalui berbagai layanan ini, PTSI menegaskan kontribusinya. Mereka berupaya memperkuat ekosistem usaha yang transparan, berintegritas, dan berorientasi masa depan. Dukungan terhadap penerapan ESG dan pembiayaan berkelanjutan diharapkan dapat memperluas peluang pasar, mendorong daya saing nasional, serta menjadi bagian penting dari perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.
Sumber: AntaraNews