Tahukah Anda? DPR Imbau Kemenparekraf Ciptakan Ekosistem Pengembangan Board Game Nasional

DPR RI mendesak Kemenparekraf untuk membangun ekosistem inklusif bagi pengembangan **board game** di Indonesia, mengingat potensi besar dan manfaat edukatifnya. Apa langkah selanjutnya untuk industri kreatif ini?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? DPR Imbau Kemenparekraf Ciptakan Ekosistem Pengembangan Board Game Nasional
DPR RI mendesak Kemenparekraf untuk membangun ekosistem inklusif bagi pengembangan **board game** di Indonesia, mengingat potensi besar dan manfaat edukatifnya. Apa langkah selanjutnya untuk industri kreatif ini? (Merdeka.com)

Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) secara tegas mendorong Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk segera menciptakan ekosistem yang inklusif. Ekosistem ini bertujuan untuk mendukung penuh pengembangan permainan berbasis papan atau board game di Indonesia, mulai dari hulu hingga ke hilir. Langkah ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi besar yang dimiliki industri kreatif ini.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan board game. Namun, ia menekankan perlunya dukungan kuat dari pemerintah, terutama dalam mempersiapkan dan memperluas pasar. Diskusi intensif telah dilakukan dengan Kemenparekraf untuk merumuskan strategi terbaik dalam mewujudkan hal tersebut.

Kunjungan Evita Nursanty bersama beberapa Anggota Komisi VII DPR RI dan perwakilan Kemenparekraf ke Tabbletoys Board Game di Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (30/9), menjadi bukti keseriusan ini. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung potensi permainan papan di Indonesia. Tabbletoys sendiri merupakan produsen lokal yang produknya telah mendunia.

Potensi Besar dan Manfaat Edukatif Board Game

Permainan berbasis papan atau board game adalah jenis permainan yang dimainkan oleh dua orang atau lebih, seringkali menggunakan pion, kartu, atau dadu untuk menentukan jalannya permainan. Contoh populer dari board game meliputi Ular Tangga, Monopoli, JinxO, That's You!, Tumbas, dan UNO. Jenis permainan ini menawarkan pengalaman interaktif yang unik.

Evita Nursanty menyoroti bahwa board game tidak hanya sekadar menyenangkan, tetapi juga mengandung unsur edukasi yang sangat berharga. Permainan ini sangat bermanfaat bagi semua kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa. Nilai edukatif ini menjadi salah satu alasan utama mengapa pengembangannya perlu didukung secara serius oleh pemerintah.

Bermain board game dapat meningkatkan berbagai keterampilan kognitif, seperti kemampuan strategi dan pemecahan masalah yang kompleks. Selain itu, permainan ini juga efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial dan komunikasi antar pemain. Manfaat lainnya termasuk melatih kesabaran, memicu kreativitas, serta membantu anak-anak dalam perkembangan emosional mereka.

Dorongan DPR untuk Ekosistem Inklusif Industri Board Game

Melihat potensi dan manfaat tersebut, Evita Nursanty mendesak Kemenparekraf untuk memberikan dukungan penuh kepada produsen board game lokal. Salah satu bentuk dukungan yang diharapkan adalah promosi melalui penyelenggaraan pameran, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini krusial untuk memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas.

Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum sepenuhnya mengenal keberadaan dan keragaman board game lokal. Oleh karena itu, penetrasi pasar yang kuat di tingkat internasional juga sangat diperlukan agar produk-produk kreatif Indonesia semakin dikenal. Dukungan pemerintah akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan industri ini.

Komisi VII DPR RI berencana untuk mengundang asosiasi board game untuk berdiskusi lebih mendalam. Diskusi ini bertujuan untuk memahami secara spesifik bentuk dukungan yang paling dibutuhkan guna mengembangkan permainan papan ini. "Komisi VII kita bisa mengundang asosiasi dan pelaku usaha untuk kita diskusi lebih dalam mengenai potensi berkembangnya board game," kata Evita.

Respon Kemenparekraf dan Harapan Pelaku Industri

Staf Ahli Menteri Bidang Riset, Pendidikan, dan Hubungan Kelembagaan Kemenparekraf, Dian Permatasari, menyambut baik dorongan ini. Ia menegaskan bahwa board game memiliki potensi besar bagi ekonomi kreatif dan akan didukung penuh. "Game board ini bukan hanya ekonomi, sebenarnya beyond ekonomi, game board ini bisa menjadi salah satu sarana edukasi, sarana diplomasi, dan sarana untuk membangkitkan kembali budaya lokal kita," ujarnya.

Tabletoyz Board Game, salah satu penerbit lokal yang produknya telah dipasarkan ke berbagai negara seperti Thailand, Hungaria, Korea, Jerman, Spanyol, Amerika Latin, Perancis, dan Italia, menjadi bukti nyata potensi ini. Kesuksesan mereka menunjukkan bahwa produk board game Indonesia mampu bersaing di kancah global.

CEO sekaligus founder Tabletoyz, Martin Ang, mengungkapkan harapannya untuk memperluas pasar lokal melalui kolaborasi. Ia mencari dukungan dalam aspek bisnis, investasi, dan pendanaan. "Jadi, misalnya mengadakan event di sekolah dan sebagainya yang memang cocok untuk umum. Jadi program utamanya itu untuk yang lokal," kata Martin, menekankan fokus pada pengembangan pasar domestik.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi