Fakta Menarik: PLN Pasok 434,6 MVA untuk Industri Jatim, Dorong Produksi hingga September 2025

PLN menyalurkan Pasokan Listrik Industri Jatim sebesar 434,6 MVA untuk 205 pelanggan tegangan menengah hingga September 2025, mendukung pertumbuhan sektor industri dan produksi di Jawa Timur. Simak selengkapnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Menarik: PLN Pasok 434,6 MVA untuk Industri Jatim, Dorong Produksi hingga September 2025
PLN menyalurkan Pasokan Listrik Industri Jatim sebesar 434,6 MVA untuk 205 pelanggan tegangan menengah hingga September 2025, mendukung pertumbuhan sektor industri dan produksi di Jawa Timur. Simak selengkapnya! (Merdeka.com)

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur secara signifikan telah menyalurkan pasokan listrik sebesar 434,6 Mega Volt Ampere (MVA) kepada 205 pelanggan tegangan menengah (TM) di wilayah Jawa Timur. Penyaluran daya ini berlangsung hingga September 2025, menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung keberlanjutan dan ekspansi sektor industri.

Langkah strategis ini diambil untuk memastikan ketersediaan energi yang memadai, sehingga dapat mendorong pertumbuhan dan peningkatan kapasitas produksi di berbagai kawasan industri. General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan bahwa kecukupan daya mampu kelistrikan menjadi fondasi utama bagi PLN untuk melakukan sambungan baru dan tambah daya industri secara masif.

Menurut Ahmad, pengoperasian pelanggan tegangan menengah di berbagai kawasan industri membuktikan bahwa setiap pelanggan, baik rumah tangga, bisnis, maupun industri, adalah bagian integral dari transformasi pelayanan kelistrikan. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat infrastruktur energi, tetapi juga secara langsung berkontribusi pada stabilitas ekonomi regional.

Dukungan PLN untuk Ekspansi Industri Multinasional

Komitmen PLN dalam menyediakan Pasokan Listrik Industri Jatim terbukti dengan suksesnya pengoperasian sambungan listrik berkapasitas 15 MVA untuk PT KT&G di Pasuruan. Perusahaan multinasional asal Korea Selatan ini tengah memperluas investasinya di Indonesia, dan pasokan listrik yang stabil menjadi kunci utama operasional mereka.

Berlokasi di Kawasan Industri Pier, pengoperasian ini terlaksana tepat waktu, menjadi tonggak penting dalam mendukung fasilitas produksi perusahaan. Mr. Kim Kil Tae, perwakilan PT KT&G, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja PLN. "Dengan adanya pasokan listrik yang telah beroperasi, kami dapat segera memulai produksi dan menjalankan target bisnis kami di Indonesia," ujarnya.

Kecepatan dan efisiensi PLN dalam memenuhi kebutuhan daya listrik ini memungkinkan perusahaan-perusahaan besar untuk segera mengimplementasikan rencana bisnis mereka. Hal ini sekaligus menunjukkan responsifnya PLN terhadap permintaan pasar dan kebutuhan investasi di Jawa Timur.

Penguatan Daya Saing Industri Lokal dan Nasional

Di wilayah Sidoarjo, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) juga menunjukkan komitmen serupa dengan meresmikan tambah daya untuk PT INDOSPRING. Produsen suku cadang otomotif terbesar di Asia Tenggara ini kini memiliki kapasitas daya dari 1.730 kVA menjadi 4.330 kVA.

Penambahan daya ini merupakan langkah strategis yang vital untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi PT INDOSPRING, sekaligus memperkuat daya saing industri otomotif Indonesia di pasar global. Hingga 18 September 2025, PLN di Sidoarjo mencatat delta konsumsi sebesar 38.673 kVA dari pelanggan industri dan bisnis, yang secara jelas mencerminkan peran besar PLN dalam menopang pertumbuhan ekonomi lokal.

Tidak hanya itu, di Mojokerto, PLN juga melaksanakan pasang baru 1.730 kVA untuk PT Sunrise Mill, sebuah industri baja yang vital bagi sektor konstruksi. Selain itu, PLN juga melakukan tambah daya dari 1.385 kVA menjadi 2.180 kVA untuk PT Bondvast Indo Sukses, produsen furnitur logam yang terus berkembang. Pemasangan dan penambahan daya di Mojokerto ini menambah potensi konsumsi listrik ratusan ribu kWh, memperkuat kontribusi terhadap industri dan ekonomi lokal secara keseluruhan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi