Mitra binaan PTPN Group tercatat menjadi BUMN dengan perolehan transaksi tertinggi dalam gelaran PaDi UMKM Hybrid Expo 2023 yang diselenggarakan di Gedung Sarinah, Jakarta, pada 14-18 Juni 2023.
Berdasarkan data dari Kementerian BUMN, total nilai transaksi selama gelaran pasar digital hybrid tersebut mencapai Rp1,7 miliar. Adapun, transaksi pembeli ritel (B2C) yaitu Rp452 juta dengan total purchase order sebanyak 2859.
Sedangkan total transaksi pembeli bisnis (B2B) mencapai angka sebesar Rp1,26 miliar, dan PTPN Group berhasil menempati posisi terbanyak, dengan nilai total transaksi sebesar Rp399 juta.
"Ini menjadi cerminan bahwa produk-produk dari mitra binaan PTPN Group memiliki kualitas yang sangat baik dan diterima dengan antusiasme oleh masyarakat," ujar Direktur Umum Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Doni P. Gandamihardja, dikutp di Jakarta, Sabtu (24/6).
Doni menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong pertumbuhan dan perkembangan UMKM, terutama mitra binaan perseroan.
"Keikutsertaan mitra binaan PTPN Group dalam PaDi UMKM Expo 2023 tidak hanya sebagai ajang memperkenalkan produk unggulan, tetapi juga sebagai upaya memperluas akses pasar dan mendorong UMKM untuk naik ke tingkat yang lebih baik," ucapnya.
Advertisement
Ini Produk Tarik Perhatian
PaDi UMKM Expo 2023 diikuti banyak pelaku UMKM yang menjadi mitra binaan BUMN, termasuk mitra binaan PTPN IV, salah satu anak usaha Holding Perkebunan Nusantara. Dalam pameran itu, mitra binaan PTPN Group menampilkan berbagai produk kerajinan tangan dan kuliner.
Sejumlah produk yang dipasarkan, di antaranya adalah Kukis Hias B'Browns, SAF Handycraft, Bobnecklace, Keripik Pisang Kepok Keling Archila, Peyek Kacang Tanah Rizky Snack, Tebing Batik Collection, dan LH Collection Eco Print.
Produk-produk dari mitra binaan PTPN IV menarik perhatian dan antusiasme pengunjung pameran sejak hari pertama. Bahkan, sebanyak 50 persen stok produk habis terjual pada hari pertama pameran.