Menteri BUMN, Erick Thohir memberikan bocoran terbaru mengenai rencana Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PalmCo akan melantai perdana di bursa saham atau Initial Public Offering (IPO). Dia menyebut ada peluang keduanya untuk melakukan IPO tahun ini.
Diketahui, PHE yang merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero) ini berencana untuk mengikuti langkah Pertamina Geotherman Energy (PGE) yang lebih dulu melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sementara, subholding PT Perkebunan Nusantara (PTPN), PalmCo juga disebut akan melakukan hal yang sama.
"(Anak usaha) PTPN dan Pertamina kalau bisa tahun ini kenapa tidak?," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (15/6/).
Menurutnya, langkah ini menjadi satu momentum untuk menjaga ketahanan energi Indonesia. Terkait rencana IPO PHE, dia menilai itu bisa jadi salah satu upaya untuk meningkatkan produksi minyak san gas bumi (migas) dalam negeri.
"Karena ini momentum kita fokus meningkatkan energi ketahanan yang ktia harus pastikan dan tentu rencana ini tidak lain untuk meningkatkan dari produksi minyak kita, kalo bisa ya 5 persen naik setiap ininya, gas juga harus kita tingkatkan produktivitasnya," urainya.
Advertisement
IPO PalmCo
Sama halnya dengan sektor perkebunan. Erick menilai bisa jadi bagian membidik pemanfaatan sumber energi bersih. Seperti halnya gula yang tak hanya dimanfaatkan untuk sektor pangan.
"Kalau kita lihat PTPN yang namanya gula itu bagian dari energi juga sekarang, tidak hanya untuk pangan, dan ini jadi tren kalau kita liat banyak perusahaan-perusahaan minyak juga mengakuisisi perkebunan sekarang di dunia, itu sebuah tren baru ini saya rasa dunia mengharapkan ada green energy dan kebetulan kita banyak sekali potensi," paparnya.
Kendati begitu, dia belum bisa memastikan mana yang akan melantai lebih dulu. Apakah PHE atau PalmCo salam sisa waktu hingga akhir tahun ini. "Belum tahu nanti proses dari bursanya sendiri," pungkas Erick Thohir.
Reporter: Arief Rahman Hakim
Sumber: Liputan6.com