Pengendalian Pandemi dan Penguatan Sistem Kesehatan Kunci Pemulihan Ekonomi

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin mengungkapkan, pengendalian pandemi dan penguatan sistem kesehatan nasional merupakan kunci pemulihan ekonomi. Sebab itu, pentingnya memperkuat pengembangan vaksinasi hingga layanan kesehatan.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Pengendalian Pandemi dan Penguatan Sistem Kesehatan Kunci Pemulihan Ekonomi
Wakil Presiden Maruf Amin. ©2022 Merdeka.com

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin mengungkapkan, pengendalian pandemi dan penguatan sistem kesehatan nasional merupakan kunci pemulihan ekonomi. Sebab itu, pentingnya memperkuat pengembangan vaksinasi hingga layanan kesehatan.

"Pengembangan vaksinasi dalam negeri, penerapan protokol kesehatan, serta layanan kesehatan masyarakat harus terus diperkuat," kata Wapres Ma'ruf Amin saat menghadiri dan menjadi keynote speaker dalam acara Forum Ekonomi Merdeka (FEM) yang disiarkan secara virtual, Senin (28/2).

Dia menambahkan dukungan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan dan obat-obatan tetap menjadi agenda penting dan utama di 2022. Selain itu, reformasi struktural sebagai prasyarat bagi pemulihan ekonomi juga harus dilaksanakan dan dikawal secara serius.

Fokus pembangunan berkelanjutan pada penguatan sumber daya manusia berkualitas. Lalu pembangunan infrastruktur, penciptaan iklim usaha dan investasi yang kondusif, termasuk dukungan kepada pelaku UMKM.

"Penciptaan lapangan kerja berkualitas dan transformasi digital harus dapat direalisasikan dengan baik," bebernya.

Penciptaan Sistem Tahan Krisis di Masa Depan

Dia juga berharap riset dan inovasi harus diprioritaskan untuk merumuskan kebijakan yang modern dan membangun sistem yang lebih tahan akan guncangan krisis di masa depan. Begitu pula dengan transformasi ekonomi berkelanjutan yang sudah pemerintah arahkan menuju ekonomi hijau dan biru terus dikembangkan dengan partisipasi inklusif.

Tidak kalah penting, posisi Indonesia di berbagai forum internasional juga harus dioptimalkan. Khususnya Presidensi G20 tahun ini. Pemerintah, kata Wapres Ma'ruf, ingin meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan, industrialisasi, penguasaan teknologi, hingga penanganan krisis iklim, baik demi kesejahteraan masyarakat Indonesia maupun sebagai kontribusi Indonesia bagi dunia.

"Demikian pula, arah pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang mengedepankan keadilan, inklusi dan keberkelanjutan, harus terus didorong untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional," bebernya.

Wapres Ma'ruf juga meminta agar agenda pemulihan ekonomi nasional dilaksanakan secara integratif, kolaboratif dan inklusif. Melibatkan peran serta aktif semua lapisan masyarakat, pemerintah pusat dan pemerintah daerah, pengusaha besar dan pengusaha mikro, kecil.

"Menengah serta kalangan akademisi dan praktisi, hingga individu.Oleh karena itu, Saya mengajak semua pihak untuk bergerak bersama, bangkit bersama dan menjadi kuat bersama demi pulihnya perekonomian negeri kita tercinta," pungkasnya.

Rekomendasi