Pertamina gandeng Telkom terapkan sistem digital dalam penyaluran BBM

Pertamina dengan Telkom sepakat melakukan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), untuk membangun sistem digital dalam penyaluran BBM di Indonesia. Nantinya, 5.518 SPBU di seluruh Indonesia akan diterapkan sistem digital.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pertamina gandeng Telkom terapkan sistem digital dalam penyaluran BBM
Premium. ©2015 Merdeka.com

Senior Vice President Corporate ICT PT Pertamina Jeffrey Tjahja Indra mengatakan, Pertamina dengan Telkom sepakat melakukan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), untuk membangun sistem digital dalam penyaluran BBM di Indonesia.

"Kami dibantu PT Telkom, kami menyadari Pertamina tidak punya kapabilitas menjangkau seluruh Indonesia, karena Pertamina perusahaan energi, karena itu kita gandeng PT Telkom," kata Jeffrey, di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (13/8).

Direktur enterprise and business Telkom Dian Rachmawan mengungkapkan, untuk biaya penerapan sistem digital pada penyaluran BBM belum ditetapkan‎, Pertamina dan Telkom akan melakukan perhitungan bersama. Termasuk mekanisme pembayaran dari Pertamina ke Telkom atas penerapan sistem tersebut.

"‎Jadi 3 hari dari sekarang ada perumusan anggaran, konsep bisnis modalnya bagaimana nanti dirumuskan kami dengan Pertamina. Karena kontrak sedang disusun antar tim akan didiskusikan bareng," tuturnya.

‎Menurut Dian, Telkom akan mendukung rencana penerapan sistem digital pada SPBU, karena telah memiliki infrastruktur digital. Namun untuk memenuhi target penerapan sistem digital pada 5.518 SPBU di seluruh Indonesia, merupakan tugas yang berat. Meski begitu, perusahaan tersebut berupaya secepat mungkin.

"Telkom membantu sinergi BUMN, digitalisasi ini dilakukan Telkom. Apa yang disebut tadi 5.518 sampai akhir desember selesai, kami akan melihat berapa SPBU yang diselesaikan satu hari. Kami punya plasma selurh Indonesia, pekerjaan ini berat menantang kami akan melakukan secepat mungkin," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi