Genjot ekspor, Kemendag gandeng Kemenlu tindaklanjuti rencana perjanjian dagang

Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, meminta para duta besar untuk aktif menindaklanjuti rencana perjanjian dagang dengan Indonesia. Hal ini sebagai solusi tertinggalnya kinerja ekspor dari negara tetangga yang dikecam Presiden Joko Widodo. Dia juga memberikan informasi mengenai komoditas Indonesia.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Genjot ekspor, Kemendag gandeng Kemenlu tindaklanjuti rencana perjanjian dagang
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, meminta para duta besar untuk aktif menindaklanjuti rencana perjanjian dagang dengan Indonesia. Hal ini sebagai solusi tertinggalnya kinerja ekspor dari negara tetangga yang dikecam Presiden Joko Widodo.

"Ini kan kesempatan rapat kerja dengan para duta besar, konsulat jenderal perwakilan di luar negeri. Banyak hal yang saya minta tolong untuk membantu menindaklanjuti rencana perjanjian kerja sama kita," kata Menteri Enggar saat di Gedung Utama Kemenlu, Jakarta Pusat, Selasa (13/2).

Rapat kerja, lanjut dia, juga membahas mengenai isu-isu perdagangan yang harus diantisipasi. Selanjutnya, Menteri Enggar juga memberikan informasi mengenai komoditas apa saja yang dimiliki Indonesia.

Sementara itu, Menteri Enggar juga mendapatkan dukungan dalam hubungan bilateral oleh kemenlu. Dukungan ini diberikan sebagai upaya dalam meningkatkan jumlah ekspor di Indonesia.

"Saya merasakan sekali bantuan dan dukungannya dari Kemenlu. Karena kalau tidak, kita tak akan tahu. Ekspor kita tak akan kayak gini," jelasnya.

Rekomendasi