Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengaku sangat serius mengerjakan kajian pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Pihaknya menargetkan kajian akan selesai tahun ini dan langsung diserahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk diputuskan."Kajiannya kita upayakan selesai tahun ini setelah itu kita serahkan ke presiden untuk membuat political decisionnya," ucap Menteri Bambang di Kantornya, Jakarta, Selasa (11/4).Menurut Menteri Bambang, pemindahan Ibu Kota tidak mudah seperti pindah rumah. Dia harus menghitung secara matang agar keputusan nanti tidak disesali karena berbagai kendala yang datang di kemudian hari."Ini lebih serius makanya kajiannya dimulai, political will-nya presiden juga kuat," tegasnya. Menteri Bambang tidak ingin pemindahan Ibu Kota nantinya gagal dan hanya jadi penyesalan. "Jangan sampai menyesal sudah pindah, sudah tanahnya dapat, mulai bangun, jangan sampe kena banjir, asap, gempa bumi, jadi harus benar-benar matang."Terkait izin ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Menteri Bambang tidak bicara banyak. Dia menegaskan hanya fokus pada kajian. "Nanti yang mengerti yang menangani perundangan-lah, yang penting kajiannya dulu."
Hasil kajian pemindahan Ibu Kota diserahkan ke Jokowi tahun ini
Hasil kajian pemindahan Ibu Kota diserahkan ke Jokowi tahun ini. Menurut Menteri Bambang, pemindahan Ibu Kota tidak mudah seperti pindah rumah. Dia harus menghitung secara matang agar keputusan nanti tidak disesali karena berbagai kendala yang datang di kemudian hari.
Rekomendasi