Paling mudah meningkatkan penampilan dengan penggantian ukuran pelek serta ban, dengan maksud ingin tampilan kendaraan lebih keren. Namun, di balik hal itu konsumsi bahan bakar bakal lebih boros.
Hal tersebut disebabkan oleh kontak area ban yang lebih besar terhadap aspal. Walau efek positifnya bisa meningkatkan kestabilan.
Salah seorang penjual ban di kawasan Jakarta Timur, Muhammad Rendy mengungkapkan, ban yang lebar akan menapak lebih baik, tapi
konsumsi BBM juga lebih boros, walaupun tidak terlalu banyak. Ini karena mesin kendaraan akan bekerja lebih, dibanding pakai ban standar yang sesuai pabrikan (aslinya). Tinggal pilih saja, mau gaya tapi bahan bakar boros atau konsumsi bahan bakar hemat tapi pakai ban yang standar.
Meningkatkan ukuran pelek kendaraan juga sangat banyak cara dilakukan. Terkadang justru sangat ekstrem dan melampaui ketentuan pabrikan.
Dengan lingkar roda yang besar, biasanya memiliki bobot yang lebih berat.
Jika ada yang bilang, "Ah, paling beda 5 kilogram. Enggak ngaruh kok." Sebaiknya jangan dipercaya. Ingat perbedaan 5 kilogram itu untuk 1 pelek, sedangkan mobil butuh 4 pelek untuk berjalan plus 1 pelek cadangan. Artinya akan menambah bobot total.
Pakai pelek dan ban besar memang gaya, tapi jangan mengeluh kalau konsumsi bahan bakar jadi boros.