Bank Mutiara berencana mengalihkan fokus bisnis pada segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Bekas Bank Century ini percaya lini bisnis baru ini akan meningkatkan kualitas portofolio kredit perusahaan serta mendapatkan potensi bisnis yang lebih menguntungkan.Direktur Utama Bank Mutiara Ahmad Fajar mengatakan ada sejumlah alasan mengapa bank tersebut mulai merambah pasar UMKM, salah satunya yaitu diversifikasi."(Rencana) Kami ke OJK adalah memperkuat bisnis bank, arahnya UMKM. Sebelumnya banyak kredit komersial, consumer, otomotif loan, nantinya akan digeser, komersial dikurangi fokus ke micro and small business," ujarnya di Jakarta, Selasa (30/12).Menurut dia, pergeseran portofolio ini diklaim akan membuat pengelolaan resiko kredit perusahaan menjadi lebih baik. Selain itu, ke depannya Bank Mutiara ingin mencari yield kredit yang lebih tinggi. Hal ini bisa didapatkan dari Kredit UMKM yang umumnya memiliki yield tinggi."Tapi catatannya kami akan berikan kredit ke UMKM dengan lebih prudent," tandasnya.Saat ini, Bank Mutiara telah memiliki 18 kimi (kios mikro) dengan penyaluran kredit lebih dari Rp 100 miliar. Nantinya, Bank Mutiara akan menambah penyaluran kredit Rp 400 miliar, dengan tambahan kimi organik 30 outlet.
Ubah fokus kredit, Bank Mutiara incar sektor UMKM
Pergeseran portofolio ini diklaim akan membuat pengelolaan resiko kredit perusahaan menjadi lebih baik.
Advertisement
Rekomendasi