Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Sofyan Djalil menegaskan tidak akan menolak jika ditawari menjadi menteri di kabinet Jokowi-JK. Menurutnya, jabatan menteri merupakan suatu kehormatan.
"Itu sebuah kehormatan kalau ditawarin. Kalau melakukan untuk kebaikan negara, kenapa tidak. Kalau ditawarin. Itu kan yang paling tau Pak Jokowi, kira-kira siapa yang terbaik menurut beliau," ujar Sofjan Djalil di Jakarta, Selasa (23/9).
Dia mengaku hingga saat ini belum ada tawaran yang datang dari Tim transisi ataupun dari Jokowi langsung untuk menjadikannya punggawa pemerintahan. "Saya mah orang luar . Kan sama seperti anda. Enggak, belum. Mungkin orang lain," katanya.
Seperti diketahui, Presiden terpilih Jokowi telah mengumumkan akan membentuk sebanyak 34 Kementerian. Di mana 18 Kementerian akan diisi oleh kalangan profesional murni, dan 16 Kementerian oleh kalangan profesional partai.
Sofyan merupakan bekas menteri BUMN era, saat JK berduet dengan SBY. Lelaki kelahiran Aceh Timur, Aceh, ini sebelum menjadi menteri BUMN, menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika.