PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan membuka secara resmi jalur kereta Bogor-Sukabumi pada Sabtu (9/11) ini. Saat ini perusahaan pelat merah tersebut sedang menyiapkan segala hal operasionalnya.
Direktur Keuangan KAI, Kurniadi Atmosasmito, mengatakan saat pengoperasian nanti harga tiket akan lebih mahal dibandingkan dulu. Waktu dulu kereta Bogor-Sukabumi ini dibuka menggunakan dana PSO atau subsidi sehingga tiketnya hanya Rp 2.000 saja.
"Saat ini pakai skala bisnis sampai Bogor-Sukabumi di bawah Rp 20.000 lah. Tapi masih lebih murah dari bus," kata Kurniadi ketika ditemui di Gedung BNI Pusat, Jakarta, Kamis (7/11).
Pada Januari nanti, kereta tersebut akan mencapai Cianjur. Namun saat ini pihak KAI masih memperbaiki jalur atau track yang sudah lama tidak terpakai.
"Kita perbaikan track lama yang engga dipakai. Keretanya pakai yang ada saja dulu," tutupnya.
Sebelumnya, ide menghidupkan jalur Sukabumi-Bogor-Jakarta ini datang dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, yang mengaku mendapat banyak keluhan warga maupun koleganya soal jalanan buruk di sepanjang rute tersebut. Gagasan itu langsung disetujui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Direktur Utama KAI, Ignatius Jonan, mengatakan kereta yang akan melayani rute Bogor-Sukabumi ini akan diberi fasilitas pendingin ruangan atau AC. Rencananya, dalam 3 bulan ke depan, rute sampai Cianjur sudah dapat dibuka.