Pulihkan Ekonomi Imbas Pandemi, Bank Dunia Apresiasi Reformasi Struktural Indonesia

Kamis, 16 Desember 2021 13:17 Reporter : Anisyah Al Faqir
Pulihkan Ekonomi Imbas Pandemi, Bank Dunia Apresiasi Reformasi Struktural Indonesia bank dunia. worldbank.org

Merdeka.com - Bank Dunia menilai, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, reformasi kebijakan fiskal yang dirancang Pemerintah Indonesia sangat dibutuhkan. Tujuannya agar ekonomi Indonesia bisa lebih bersaing.

"Reformasi struktural itu penting untuk membuat ekonomi Indonesia menjadi lebih bersaing," kata Country Director World Bank Indonesia and Timor Leste, Satu Kahkonen dalam pidato World Bank Indonesia Economic Prospects Report, Kamis (16/12).

Satu menjelaskan, Indonesia membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Apalagi saat ini telah memiliki Undang-Undang Cipta Kerja (UU CK) dan Undang-Undang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (UU HKPD).

Dua regulasi tersebut membuat Indonesia di mata dunia memiliki inovasi dalam hal kebijakan fiskal di tengah krisis pandemi Covid-19. "Reformasi ini sangat terlihat sebagai sesuatu yang baik sekali dilakukan sebagai negara berkembang dan kami berikan pujian ini," kata dia.

2 dari 2 halaman

Reformasi Struktural Wajib Dilanjutkan

wajib dilanjutkan

Dia meminta reformasi struktural yang dilakukan tidak berhenti di sini. Sebaliknya harus juga diperluas ke sektor perdagangan hingga investasi. Termasuk juga dalam mengatasi tantangan perkembangan ekonomi digital.

"Untuk mengambil manfaat ini reformasi lanjutan untuk membuka perdagangan dan investasi juga diperlukan," kata dia.

Menanggapi itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan reformasi fiskal di bidang perpajakan dan hubungan keuangan pemerintah pusat dan daerah diperlukan untuk memperbaiki pendapatan negara. Pendapatan dari pajak sangat dibutuhkan karena berperan penting dalam proses pemulihan ekonomi nasional.

"Ini sangat penting buat Indonesia untuk memperbaiki sisi pendapatan kita," kata Menteri Sri Mulyani dalam kesempatan yang sama.

[bim]

Baca juga:
Indro Warkop Sebut Mendiang Dono Paling Aktivis, Pernah Ikut Rapat Gelap Reformasi 98
Ditjen Pajak Percepat Reformasi Perpajakan Lewat Adaptasi Teknologi
Jokowi: Pandemi Tak Boleh Hambat Reformasi Struktural Perekonomian Kita
Jokowi Minta Hilirisasi Industri Tetap Dilakukan Meski Masih Pandemi
Kepala BKN Bicara soal TWK Pegawai KPK: 20 Tahun Terakhir Tak Ada Tes Seperti Itu
Kemenkeu Sebut Indonesia Negara Tangguh dalam Hadapi Krisis, ini Indikatornya
Tantangan Reformasi Perpajakan Dalam dan Luar Negeri Saat Pandemi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini