PTPN I Fasilitasi UMKM: 3 Regional Pamer Produk Unggulan di Expo Banaran, Bantu Akses Modal!

PTPN I memfasilitasi UMKM mitranya pamerkan produk unggulan di Semarang, bagian dari komitmen pembinaan. Bagaimana dukungan ini membantu pengembangan usaha lokal dan meningkatkan ekonomi masyarakat?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PTPN I Fasilitasi UMKM: 3 Regional Pamer Produk Unggulan di Expo Banaran, Bantu Akses Modal!
PTPN I memfasilitasi UMKM mitranya pamerkan produk unggulan di Semarang, bagian dari komitmen pembinaan. Bagaimana dukungan ini membantu pengembangan usaha lokal dan meningkatkan ekonomi masyarakat? (AntaraNews)

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ekonomi kerakyatan dengan memfasilitasi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mitranya. Mereka berkesempatan memamerkan produk unggulan dalam "Expo UMKM" yang diselenggarakan di Kampoeng Kopi Banaran, Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Acara ini menjadi wadah strategis bagi puluhan UMKM dari tiga regional binaan PTPN I untuk memperkenalkan beragam produk mereka kepada masyarakat luas. Mulai dari makanan, minuman, hingga fesyen, semua dipamerkan untuk menarik minat pengunjung.

Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN I, Dinnar Araffah, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari rangkaian upaya berkelanjutan. "Ini merupakan rangkaian komitmen kami PTPN I untuk mengembangkan dan melakukan pembinaan kepada mitra-mitra UMKM," ujarnya di Semarang, Minggu.

Expo UMKM dan Sinergi dengan Banaran Trail Run

"Expo UMKM" ini diikuti oleh puluhan pelaku UMKM mitra binaan PTPN I yang berasal dari tiga regional berbeda. Mereka antusias memamerkan berbagai produk unggulan, mulai dari olahan makanan ringan, minuman khas, hingga koleksi fesyen yang menarik perhatian pengunjung.

Perhelatan akbar ini tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari pergelaran "Banaran Trail Run 2025". Ajang lari yang populer ini berlangsung di destinasi wisata milik PTPN I, Kampoeng Kopi Banaran, menciptakan sinergi yang menguntungkan.

Dinnar Araffah menjelaskan alasan di balik penggabungan dua acara besar ini. "Memang kami gabungkan dengan kegiatan yang ada di Kampoeng Kopi Banaran. 'Banaran Trail Run' ini merupakan agenda tahunan yang dilakukan oleh teman-teman di Regional 3," katanya.

Menurut Dinnar, olahraga lari saat ini tengah menjadi tren di kalangan masyarakat, sehingga "Banaran Trail Run" yang menawarkan sensasi di alam terbuka pasti banyak dilirik. "Nah, di situlah kami coba masuk dan membantu teman-teman UMKM agar mereka bisa memasarkan produknya di kalangan peserta 'trail run' tersebut," tambahnya, menunjukkan strategi jitu untuk memperluas pasar UMKM.

Dukungan Permodalan dan Testimoni Positif Mitra UMKM

Komitmen PTPN I dalam membina UMKM tidak hanya sebatas fasilitasi pameran, tetapi juga mencakup dukungan permodalan. Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUKM) menjadi salah satu pilar utama dalam membantu UMKM mengembangkan usahanya.

Hiryati (39), pemilik UMKM keripik tempe sagu bermerek "Robani", adalah salah satu mitra binaan PTPN I Regional 3 sejak tahun 2018. Ia mengungkapkan bahwa PTPN I telah membantu akses permodalan melalui PUKM yang sudah dua kali dimanfaatkannya. "Saya sudah dua kali mengajukan PUK. Ke depan, kami ingin PTPN I memberikan bantuan alat, ya, karena benar-benar dibutuhkan," kata warga Semarang ini, sembari berharap dukungan peralatan produksi.

Keripik tempe sagu buatan Hiryati memiliki keunikan tersendiri karena dari awal pembuatan tempe sudah dicampur dengan tepung sagu atau tapioka, bukan hanya ragi. Saat ini, kapasitas produksinya mencapai 32 kilogram keripik tempe sagu setiap hari, meningkat dari 22 kg saat pandemi COVID-19.

Testimoni positif juga datang dari Benny Yoga Perdana (43), pemilik UMKM snack dan katering "Lies Cookies", yang menjadi mitra binaan PTPN I Regional 3 sejak 2014. Ia merasakan betul manfaat PUKM. "Memulai (usaha) katering sejak 2010. Saya sudah tiga kali mengajukan PUK, 'ACC' semua," ujarnya. Pinjaman usaha dari PTPN I dinilai sangat membantu karena bunganya ringan dan syarat pengajuannya tidak rumit, memungkinkan Benny untuk terus mengembangkan aneka jajanan seperti sus, fla ayam, risoles, sosis ayam, proll tape, hingga brownis.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi