PLN prediksi konsumsi listrik Jakarta turun hingga 2.500 MW saat libur Lebaran

Kamis, 14 Juni 2018 12:09 Reporter : Merdeka
PLN prediksi konsumsi listrik Jakarta turun hingga 2.500 MW saat libur Lebaran PLN. Istimewa ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) memperkirakan konsumsi listrik di DKI Jakarta turun hingga 2.500 Mega Watt (MW) saat libur Lebaran 2018. Penurunan ini setara dengan 50 persen dari beban puncak rata-rata per hari yang mencapai 5.000 MW.

"Konsumsi listrik Jakarta akan turun 2.500 MW saat Lebaran. Biasanya beban puncak DKI Jakarta mencapai 5.000 MW di siang hari dan 4.800 MW di malam hari," tutur General Manager PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya M. Ikhsan Asaad dalam keterangan resmi, Jumat (15/6).

Meski demikian, Ikhsan mengaku bahwa pihaknya telah mengantisipasi penurunan konsumsi ini. Pasokan listrik DKI Jakarta akan disuplai oleh tujuh sub sistem (500/150KVa).

"Pasokan listrik DKI Jakarta disuplai oleh tujuh Sub Sistem (500/150KVa). Kapasitas total pasokan listrik DKI Jakarta mencapai 11.353 MW yang disalurkan ke 55 gardu induk 150/20 kV dan 1 gardu induk 70/20kV," kata dia.

"Pasokan listrik DKI Jakarta terhubung dengan kabel interkoneksi dan cadangan yang tersedia mencapai 8.000 MW," tambahnya.

Sementara itu, PLN memprediksi beban jelang malam Takbir sebesar 2.818 MW di siang hari dan 2.922 MW pada malam hari. Kemudian saat hari H lebaran Idul Fitri diprediksi sebesar 2.527 MW pada siang hari dan 2830 MW pada malam hari.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. PLN
  2. BUMN
  3. Lebaran 2018
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini