PLN Janji Kurangi Pembangkit Listrik Bahan Bakar Minyak di 2019

Kamis, 22 November 2018 18:26 Reporter : Merdeka
PLN Janji Kurangi Pembangkit Listrik Bahan Bakar Minyak di 2019 PLN. merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) berjanji akna mengurangi penggunaan pembangkit berbahan bakar Bahan Bakar Minyak (BBM). Ini direncanakan dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2019-2028 yang sedang dirumuskan.

Direktur Utama PLN, Sofyan Basir mengatakan, dalam penyusunan RUPTL tahun depan, PLN mengaitkan target pertumbuhan ekonomi dengan konsumsi listrik, diperkirakan tidak ada perubahan dengan tahun ini yaitu 6 persen.

"Hampir sama dengan tahun kemarin. Perubahan perubahan dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi," kata Sofyan, di Kantor Kementerian Energi Sumber Daya‎ Mineral (ESDM), Jakarta, Kamis (22/11).

Sofyan mengungkapkan, untuk penggunaan energi primer tahun depan ‎masih dikaji, namun dia memastikan penggunaan pembangkit listrik yang mengonsumsi BBM akan dikurangi dan pembangkit listrik bersumber Energi Baru Terbarukan (EBT) akan ditingkatkan.

"Dikaitan dengan energi primernya. Memang EBT tetap penggunaan misalnya dikaji penggunaan gas, BBM, khususnya BBM harus lebih turun, kemudian biomas yang khususnya juga di EBT ditingkatkan," jelasnya.

‎Menurut Sofyan, rancangan RUPTL 2019-2028 tersebut masih akan berubah, dia pun belum bisa menyebutkan detail acuan program kelistrikan nasional tersebut. "Ini kan baru pra, belum ada detilnya, baru masukan dari menteri. Nanti sampai akhir Januari," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. PLN
  2. Pembangkit Listrik
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini