PLN jadi salah satu BUMN berani bayar tinggi karyawan baru

Sabtu, 7 Desember 2013 18:23 Reporter : Sri Wiyanti
PLN jadi salah satu BUMN berani bayar tinggi karyawan baru Hiruk pikuk pada BUMN Career Days 2013 di Istora Senayan, Jakarta. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Ribuan pengunjung BUMN Career Day 2013 bertandang ke booth PT PLN (Persero). Manager Senior Recruitment Muji Wardoyo mengatakan, jumlah pelamar yang mendatangi stan PLN bertambah setiap hari.

"Hari pertama 3.200, kedua 3.500 orang dan hari ini belum direkap, hari ini bisa tambah (lebih banyak)," kata Muji di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (7/12).

Banyaknya pengunjung yang menghampiri booth perusahaan yang di pimpin oleh Nur Pamudji ini tidak lepas dari tawaran gaji yang menggiurkan. Untuk pegawai pemula, Muji mengatakan, kisaran gaji yang bisa diterima pegawai mencapai Rp 5,7 juta per bulan dengan status pegawai tetap setelah lulus masa uji coba selama 6 bulan hingga 1 tahun.

"D3 sekitar Rp 4,7 juta, S1 sekitar Rp 5,7 juta, bedanya sekitar 20 persen lah. Ini untuk pegawai tetap. Masa uji coba maksimum 1 tahun. Percepatan 6 bulan. 1 tahun lulus, baru diangkat. Uji kompetensi, mereka presentasi dilanjut pengangkatan," jelas Muji.

Setiap tahunnya, tidak kurang 1000 pegawai yang dibutuhkan PLN untuk mengisi berbagai posisi di seluruh Tanah Air. "Belum tahu yang dibutuhkan berapa, baru akhir Desember ada angkanya. Kebutuhan tahun kemarin untuk S1 dan D3 itu 1400 orang. Sekarang kita sharing dengan anak usaha pasti butuh lebih banyak pegawai," jelas Muji.

Muji mengaku, kebutuhan pegawai seringkali tak terpenuhi lantaran pelamar banyak yang tidak memenuhi kualifikasi. "Kadang gak tercapai, banyak mereka gugur. Kita orientasi pada kualitas. Kebanyakan karena pola hidup ga seimbang. Tiap tahun masih terus butuh, sampai 2018 akan terus tambah. Karena planning jangka panjang (menurut hasil) evaluasi, kita harus nambah 2000 pegawai per tahun," papar Muji.

Saat ini, perbandingan antara posisi yang kosong di PLN dengan jumlah pelamar mencapai 1:15, dengan tingkat kelulusan 8-12 persen. [ard]

Topik berita Terkait:
  1. BUMN
  2. Lamaran Kerja
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini