Petrokimia Gresik Gandeng UGM Wujudkan Udara Bersih

Jumat, 15 November 2019 12:39 Reporter : Merdeka
Petrokimia Gresik Gandeng UGM Wujudkan Udara Bersih Logo Petrokimia Gresik. ©Wikipedia

Merdeka.com - Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia, menjalin kerja sama penelitian penanaman rehabilitasi lahan industri dengan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (FKT UGM). Kerjasama ini berkaitan dengan penanaman vegetasi secara intensif pada lahan industri di Petrokimia Gresik.

Kerjasama tersebut dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Dekan FKT UGM Dr Budiadi dan Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi di Gresik, Jawa Timur.

Saat ini, tanaman atau vegetasi di lahan industri dapat berfungsi sebagai paru-paru yang pada proses fotosintesisnya akan menyerap karbon dioksida (CO2) dan mengubahnya menjadi oksigen (O2).

Dengan begitu, mampu mengurangi polusi udara, membuat udara lebih bersih, menurunkan suhu sekitar, meredam kebisingan pabrik, hingga meningkatkan aspek estetika, yaitu membuat tata ruang atau lanskap industri menjadi lebih indah dan teratur.

"Peningkatan kualitas lingkungan di perusahaan industri manufaktur seperti Petrokimia Gresik menjadi sangat penting, apalagi keberadaan perusahaan memiliki luas lahan lebih dari 500 hektar dan berdampingan langsung dengan pemukiman warga," ujar dia dalam keterangannya, Jumat (15/11).

Selain menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan, kerja sama ini juga mendukung upaya perusahaan dalam pencapaian predikat Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

1 dari 1 halaman

Proper Emas di 2022

Rahmad berharap apa yang telah direncanakan dan dikerjakan Petrokimia Gresik dapat menjadi modal untuk mencapai Proper Emas di tahun 2022. Adapun untuk dapat meraih Proper Emas, perusahaan harus mendapat predikat Proper Hijau tiga kali berturut-turut terlebih dahulu.

"Pencapaian proper adalah salah satu bukti keberhasilan perusahaan dalam mengelola lingkungan sekitar. Karenanya, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan kualitas lingkungan di sekitar perusahaan sebagai upaya tumbuh dan berkembang bersama masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Fakultas Kehutanan UGM ditunjuk sebagai mitra dalam kerjasama ini karena telah memiliki portofolio yang mumpuni dalam membantu sejumlah industri meningkatkan kualitas lingkungannya.

Kerja sama dengan Fakultas Kehutanan UGM ini diharapkan dapat menjadi contoh model riset bersama antara industri dengan perguruan tinggi dalam meningkatkan penyerapan teknologi yang dihasilkan akademisi di Indonesia, sekaligus memperkaya riset perguruan tinggi yang menjawab kebutuhan industri.

"Kerja sama ini memiliki manfaat ganda. Selain untuk menjaga kualitas lingkungan di Petrokimia Gresik guna mendukung capaian Proper Hijau, kerja sama ini juga menjadi wadah penyerapan teknologi dari riset perguruan tinggi, sehingga memotivasi para akademisi untuk memperkaya riset sebagai solusi kebutuhan industri," tandasnya.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Nama Dicatut, Dirut Petrokimia Gresik Klaim Tak Terlibat Suap Bowo Sidik
Tingkatkan Kapasitas Masyarakat, Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan Rp2,26 Miliar
Komplek Petrokimia Senilai USD 3,5 Miliar Dibangun di Cilegon
Kemenperin Cetak SDM Siap Kerja Untuk Industri Petrokimia
Proyek smelter Freeport bisa perkuat kedaulatan pangan
Petrokimia Gresik reklamasi tanggul untuk lahan smelter Freeport

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini