Pesan Erick Thohir ke Direksi BUMN: Jangan Buat Gurita Rusak Ekosistem Bisnis
Merdeka.com - Menteri BUMN, Erick Thohir tengah merampingkan birokrasi yang ada di tubuh kementerian. Salah satu caranya dengan mengefisiensikan struktur organisasi yang sudah ada.
Erick menjelaskan, dengan adanya 2 Wakil Menteri, posisi 7 deputi dirampingkan menjadi 3 deputi fungsional bukan berdasarkan industri seperti sebelumnya.
"Tujuan restrukturisasi ini, agar kementerian dapat bekerja lebih optimal dan dapat menjadi lokomotif pembangunan bangsa. Saya mengharapkan semua yang bekerja di dalam lingkungan Kementerian BUMN memiliki orientasi melayani, service oriented," kata Erick dalam keterangannya..
Ditegaskan Erick, Kementerian BUMN dibentuk bukan untuk memperpanjang birokrasi, justru untuk membantu agar korporasi yang ada di bawahnya dapat sehat dan melayani masyarakat.
Erick berharap, para Direksi dan Komisaris yang mengelola perusahaan di bawah Kementerian BUMN memiliki integritas yang tinggi, mampu bekerja dengan baik.
"Bukan membuat gurita, yang nantinya bisa menggulung perusahaannya sendiri, merusak ekosistem bisnis, atau mengganggu stabilitas BUMS, BUMD juga Bumdes," tambah Erick Thohir.
"Kita perlu membangun harmoni dengan semuanya. Buat saya, integritas dan akhlak yang baik bagi pengelola BUMN menjadi hal yang penting. Bila manajemen BUMN memiliki profesionalisme dan integritas yang tinggi, serta fokus pada bisnis, BUMN akan tumbuh dengan baik," tutupnya.
Erick Thohir: Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir secara resmi mengumumkan, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (persero). Ahok akan didampingi Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin sebagai Wakil Komisaris Utama.
"Insya Allah sudah putus dari beliau, Pak Basuki akan jadi Komisaris Utama Pertamina. Akan didampingi Pak Wamen Budi Sadikin jadi wakil komisaris utama," kata Erick di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/11).
Sementara itu, Emma Sri Martini akan menjadi Direktur Keuangan Pertamina. Emma sebelumnya adalah Dirut Telkomsel. Emma menggantikan Pahala N Mansury yang kini menjadi Dirut BTN. Sedangkan, mantan pimpinan KPK Chandra Hamzah menjadi Komisaris Utama BTN.
"Karena memang kan yang sebelumnya pak Pahala kan ada tugas baru juga sebagai Dirut BTN dan Komut Pak Chandra Hamzah," jelas Erick.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya