Pesan Djarot ke Buwas di Bulog: Butuh usaha koordinasi besar & liukan diantara aturan
Merdeka.com - Djarot Kusumayakti resmi digantikan Komjen (Purn) Budi Waseso (Buwas) sebagai direktur utama Perum Bulog. Usai menerima Surat Keputusan (SK) di Kementerian BUMN, Djarot mengaku memiliki pesan khusus kepada Buwas dalam memimpin Bulog.
"Tentu harapan saya beliau bisa bongkar simpul yang menyebabkan saya di Bulog tidak selesai. Artinya tidak mampu saya selesaikan simpul problem yang ada," kata Djarot di Kementerian BUMN, Jumat (27/4).
Salah satu yang dicontohkan Djarot, yaitu dalam menjalankan bisnisnya, Bulog masih terlilit dengan berbagai peraturan di Kementerian/Lembaga. "Tentu butuh usaha besar untuk berkoordinasi di banyak lembaga dan untuk meliuk diantara banyak aturan. Saya coba, mungkin Pak Buwas feeling saya lebih cepat selesaikan itu," terangnya
Djarot yakin Buwas mampu membongkar hal ini. Dia menilai dengan sifat Buwas yang tegas dan memiliki latar belakang penegak hukum, akan membawa Bulog lebih baik ke depannya.
Tidak lagi memiliki jabatan di BUMN, Djarot mengaku lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan keluarga. Dia mengaku selama 35 tahun bekerja, waktu kumpul bersama keluarga sangatlah kurang.
"Rencana saya hanya jalani takdir hidup saya seperti yang saya inginkan. Seperti punya waktu yang cukup untuk siapkan di kehidupan mendatang. Apa lagi mau masuk bulan puasa. Ini momentum yang pas. Saya sudah 35 tahun tidak merasakan berpuasa bareng keluarga dari pagi sampai malem Insya Allah kali ini bisa," pungkasnya.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya