Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertamina targetkan PLTP Karaha beroperasi akhir bulan ini

Pertamina targetkan PLTP Karaha beroperasi akhir bulan ini Pipa Panas Bumi. ©2014 merdeka.com/alwan ridha ramdhani

Merdeka.com - Direktur Eksplorasi dan Pegembangan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), Khairul Rozaq mengatakan, proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi(PLTP) Karaha di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, akan beroperasi secara komersial (Commercial Operation Date/COD) paling cepat akhir Februari 2018.

"Proyek Karaha ini merupakan proyek terlengkap. Mulai dari sub-surface, eksplorasi, pemipaan, powerplant hingga transmisi yang dikerjakan oleh PGE," ujar Khairul melalui siaran pers, Jakarta, Sabtu (3/2).

Proyek Karaha tersebut secara administratif berada di 5 Kabupaten yaitu Kabupaten Sumedang, Garut, Majalengka, Tasikmalaya dan Ciamis dengan rencana kapasitas terpasang sebesar 30 MW. Dengan kapasitas terpasang 30 MW, produksi listriknya diharapkan dapat meningkatkan kehandalan sistem transmisi Jawa – Bali dengan tambahan suplai listrik sebesar 227 GWh/tahun.

"Produksi listrik ini akan menerangi 33 ribu rumah. PLTP Karaha memanfaatkan energi bersih dan ramah lingkungan. Pemanfaatannya akan menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 202 ribu ton karbondioksida per tahun," jelas Khairul.

Pembangunan PLTP Karaha tersebut, telah menyerap tenaga kerja sebanyak 2.700 orang. Terdiri dari tenaga kerja lokal sebesar 98,1 persen (26,5 persen dari Kabupaten Garut dan Tasikmalaya, 71,6 persen dari luar Kabupaten Garut dan Tasikmalaya) dan tenaga kerja asing 1,9 persen.

Beroperasinya PLTP Karaha milik PGE, maka total kapasitas terpasang PGE adalah 617 MW, terdiri dari Kamojang - Jawa Barat 235 MW, Lahendong - Sulawesi Utara 120 MW, Ulubelu - Lampung 220 MW, Sibayak - Sumatera Utara 12 MW dan Karaha - Jawa Barat 30 MW.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP