Pertamina harap pembentukan holding BUMN migas terwujud di 2018

Selasa, 12 Desember 2017 17:19 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Pertamina harap pembentukan holding BUMN migas terwujud di 2018 Pertamina. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Sekretaris Perusahaan Pertamina, Syahrial Mukhtar berharap pembentukan Holding BUMN Migas dapat selesai pada tahun 2018. Namun, semua ini tergantung pemerintah dalam menyelesaikan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Holding Migas.

"Mudah-mudahan kalau itu bisa terjadi (holding BUMN migas di 2018). Bisa lebih baik lagi, semakin cepat PP itu keluar, semakin bisa kita memperbaiki bisnis gas di Indonesia. Kita lagi bahas di koordinasikan yang saya bilang tadi, Setneg DJKN (Kemenkeu), Kementerian BUMN, kemudian Pertamina dan PGN itu bersama-sama kita rapat terus," kata Syahrial di Hotel Raffles, Jakarta, Selasa (12/12).

Dalam proses nantinya, saham Perusahaan Gas Negara (PGN) yang punya pemerintah akan diserahkan kepada Pertamina. "Kemudian (pemerintah) tetap pegang prudential yang 1 persen (saham), sehingga kontrol tetap ada di pemerintah, tahap itu yang sedang kita lakukan dengan PP yang akan segera dikeluarkan," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno menargetkan pembentukan Holding BUMN Migas terwujud pada triwulan-I tahun 2018.

"Setelah Holding BUMN Industri Pupuk, Holding BUMN Industri Semen dan Holding BUMN Industri Pertambangan, selanjutnya dalam waktu dekat segera terwujud Holding BUMN Migas," kata Rini Soemarno.

Menurut Rini, pembentukan holding migas dilakukan untuk meningkatkan daya saing BUMN dalam rangka menghadapi tantangan daya saing di sektor migas.

Kebutuhan gas diproyeksikan mencapai lima kali lipat di tahun 2050, ketergantungan pada impor gas, harga gas yang relatif tinggi dan ketidakseimbangan sumber gas diharapkan dapat diatasi Pemerintah di masa datang.

Dengan kombinasi keseimbangan BBM dan gas diharapkan ketahanan energi akan lebih baik. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini