Per 23 November, Penyerapan Anggaran Kemenhub Capai 75,63 Persen

Kamis, 24 November 2022 17:50 Reporter : Yunita Amalia
Per 23 November, Penyerapan Anggaran Kemenhub Capai 75,63 Persen Menhub Budi Karya Sumadi. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyerapan anggaran Kementerian Perhubungan per 23 November 2022 mencapai Rp25,35 triliun atau 75,63 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp33,51 triliun. Sementara untuk realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kemenhub hingga November 2022 sebesar Rp7,6 triliun atau 90,14 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp8,6 triliun.

"Kami optimis penyerapan anggaran hingga akhir tahun 2022 akan mencapai target yang ditetapkan yaitu 97,25 persen," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menghadiri rapat kerja tentang evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2022 dengan Komisi V DPR RI, di Jakarta, Kamis (24/11).

Menhub mengatakan, akan terus mengawal kinerja jajaran Kemenhub untuk memastikan tercapainya target serapan. Salah satunya dengan mengalihkan atau merevisi anggaran yang berpotensi tidak terserap ke program kegiatan yang masih kekurangan anggaran dan prioritas bagi kebutuhan dasar masyarakat.

"Anggaran angkutan perintis udara dan laut hanya cukup sampai bulan Oktober dan sudah kami alihkan dari kegiatan yang berpotensi tidak terserap anggarannya,” kata Menhub.

Pada raker tersebut, Menhub juga menyampaikan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kemenhub sampai November 2022 sebesar Rp7,6 Triliun atau 90,14 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp8,6 triliun.

"Sektor perhubungan laut menjadi penghasil PNBP terbesar, sementara udara dan kereta api stagnan dan bahkan kurang dari tahun sebelumnya, dan sektor darat relatif sama dengan tahun lalu," tuturnya.

Sejumlah upaya yang telah dilakukan untuk mengoptimalkan serapan anggaran dan mengoptimalkan PNBP, diantaranya yaitu; optimalisasi sisa anggaran dengan mekanisme revisi, pergeseran PNBP untuk kegiatan yang bersifat peningkatan pelayanan, dan mengantisipasi pekerjaan yang diperkirakan melewati akhir tahun anggaran dengan mekanisme bank garansi.

Pada tahun 2022, sejumlah program pembangunan infrastruktur transportasi telah dilakukan untuk mendukung Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2022 yang bertema Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural, di mana Kemenhub berfokus pada prioritas nasional (PN) ke-5 yaitu penguatan infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.

Sejumlah program pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi yang telah dilakukan pada tahun 2022 yakni; Revitalisasi Terminal VVIP Bandara Halim Perdanakusuma; pengoperasian Bandara Kertajati untuk melayani umroh; penyelesaian beberapa infrastruktur di Bali sebagai bentuk dukungan Kementerian Perhubungan pada penyelenggaraan presidensi G20 antara lain terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai, Pelabuhan Sanur, Pelabuhan Penyeberangan Bias Munjul dan Sampalan.

Selanjutnya, kerja sama pengembangan proving ground pengujian kendaraan bermotor berstandar internasional melalui skema pembiayaan kreatif; penyelenggaraan tol laut; uji coba terbatas kereta api Makassar-Parepare dengan ruas Stasiun Garongkong sampai Stasiun Mangilu; dan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat melalui program padat karya di semua sektor transportasi. [azz]

Baca juga:
Kementerian PUPR Siapkan Rp118 Triliun untuk Belanja Produk Dalam Negeri di 2023
Pemprov dan DPRD DKI Tetapkan RAPBD 2023 DKI Sebesar Rp82,54 Triliun
Perbaikan RPTRA Kembali Masuk Anggaran 2023
Sri Mulyani: Masih Ada Uang Rp1.200 Triliun untuk Dibelanjakan dalam 2 Bulan
Belanja Negara Capai Rp1.913 Triliun per September 2022, untuk Apa Saja?
Belanja Produk Dalam Negeri Tahun Ini Bisa Capai Rp747,04 Triliun

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini