Penyuluh Pertanian Berkarakter, Modal Utama Pembangunan Pertanian

Jumat, 11 Oktober 2019 13:33 Reporter : Rizlia Khairun Nisa
Penyuluh Pertanian Berkarakter, Modal Utama Pembangunan Pertanian Penyuluh Pertanian Berkarakter mewujudkan SDM unggul. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 400 orang Penyuluh Pertanian di wilayah Kalimantan dikumpulkan dalam Seminar Nasional yang rutin diadakan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura kab. Banjar. Seminar yang diadakan di Aula STAI Darusalam Martapura, Kamis (10/10) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sekaligus mempererat silaturahmi di antara para penyuluh.

Kepala Badan PPSDMP, Dedy Nursyamsi menyampaikan dalam arahannya, Sumber Daya Manusia Pertanian yang unggul dalam hal ini Penyuluh Pertanian akan menciptakan pembangunan pertanian yang maju.

"Untuk mencapai keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya pada peningkatan produksi dan produktivitas saja, tetapi harus bisa menciptakan nilai tambah. Untuk itu sangat diperlukan SDM Pertanian terutama Penyuluh Pertanian yang berkarakter, ini menjadi modal utama dalam mencapai keberhasilan pembangunan pertanian," ujar Dedi.

Dedi menambahkan Penyuluh Pertanian harus mempunyai karakter di era milenial 4.0. Perkembangan TIK yg signifikan saat ini menuntut Penyuluh untuk memiliki karakter yang inovatif, berinteraksi dengan media sosial, fleksible, punya rasa ingin tau yang tinggi, dan peka terhadap perubahan.

©2019 Merdeka.com

"Penyuluh itu harus kreatif. Apalagi IT sekarang sudah meningkat. Jadi harus bisa memanfaatkan teknologi dengan maksimal. Apalagi saat ini sudah dibuat aplikasi-aplikasi untuk penyuluh dan penyuluhan. Itu artinya penyuluh yang memiliki handphone (HP) android setiap saat bisa mengakses informasi-informasi penting dari Kementerian Pertanian. Sedangkan bagi penyuluh yang belum memiliki handphone android, penyuluh bisa terjun langsung ke lapangan," tegas Dedi

Sampai saat ini Kementerian Pertanian telah melakukan upaya dalam hal meningkatkan peran penyuluhan pertanian termasuk juga dengan kelembagaannya.

Di akhir paparannya Dedi berharap penyuluh harus mampu menjadi insan yang andal, tekun, dan profesional, dan paling penting juga harus melek teknologi agar bisa memberikan ilmunya kepada petani.

"Penyuluh harus berdayakan petani agar melek teknologi, dan menularkan ilmunya kepada petani, terus bekerja keras untuk menghidupi pangan seluruh dunia karena tugas kita sebagai insan pertanian mewujudkan Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045," tegasnya diikuti tepuk tangan dari para penyuluh.

Di kesempatan ini juga diserahkan penghargaan secara simbolis kepada para pelaku pertanian yang mempunyai kinerja terbaik di tingkat Kab. Banjar, yakni untuk PPL dan Mantri Tani, Balai penyuluh Pertanian. Selain itu juga diserahkan 5 unit kendaraan roda 2 untuk operasional PPL. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Kementan
  2. Banjarbaru
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini