Penjelasan Pengusaha Soal PHK Pegawai Hotel dan Restoran Akibat Virus Corona
Merdeka.com - Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengklaim belum ada pemutusan hubungan kerja (PHK) pegawai di sektor hotel dan restoran. Meski demikian, dia mengakui ada penurunan pendapatan di sektor perhotelan dan restoran.
"Dampak ekonomi ini yang kita tak pernah lihat akan sampai mana. Di sektor hotel dan restoran, sudah mulai terasa sekali dampaknya. Okupansi 30 persen, berarti karyawan sudah harus digilir, PHK belum. Karena perusahaan harus mengatur Cash Flow, karyawan tidak menerima gaji full," kata Haryadi dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (12/3).
Dia menjelaskan, ada tiga jenis pekerja hotel yakni, karyawan harian, karyawan kontrak dan karyawan tetap. Saat ini para pekerja harian sudah tidak lagi dipekerjakan. Sementara karyawan kontrak dan karyawan tetap bekerja secara bergiliran.
"Nah yang sekarang terjadi daily worker tidak dipakai, yang karyawan kontrak dan permanen, itu sudah mulai terjadi. Mereka itu masuknya giliran, seperti di Bali. Karena perusahaan jaga cash flow," jelasnya.
Sebab, jika semua pegawai masuk 100 persen, maka perusahaan hotel akan mengalami kerugian, untuk mengantisipasi itu perusahaan mencoba menurunkan 50 persen untuk biaya tenaga kerja. "Biaya yang juga besar, kita minta OJK adalah relaksasi pinjaman. Yakni untuk bayar pokok dan bunga pinjaman," ujarnya.
Begitu pun dengan sektor restoran memang lebih banyak karyawan kontrak, sehingga relatif tidak terlalu rumit ketimbang hotel, maka lebih bisa beradaptasi penyesuaian jumlah karyawan.
Saat ini, beberapa pegawai di sektor restoran di rumahkan untuk memotong biaya operasional. Dia mengklaim, pegawai juga tidak protes, karena paham terhadap situasi.
"Kami di sektor hotel resto sudah pernah mengalami situasi yang sama saat krisis ekonomi tahun 1997-1998. Jadi di sektor hotel, karyawan sudah tahu, apalagi di hotel lebih terbuka karena punya yang namanya service charge. Jadi mudah-mudahan di sektor hotel karyawan bisa menerima," ujarnya.
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya