Pengusaha ritel blak-blakan keunggulan berbelanja langsung di toko dibanding online

Selasa, 3 April 2018 18:51 Reporter : Merdeka
5 bisnis online shop di usia muda. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Managing Director Sogo Indonesia, Handaka Santosa, meyakini industri ritel tetap bisa bertahan di tengah pertumbuhan tren jual beli online atau e-commerce. Menurutnya, toko ritel menawarkan pengalaman berbelanja yang tak bisa didapatkan di e-commerce.

Salah satunya soal pelayanan dari pramuniaga yang ada di toko offline. "Kita bisa buka e-commerce tapi kita tidak bisa merasakan produknya di sana. Misalnya kita membeli baju strip ke bawah, Anda tidak diberikan suatu arahan. Tapi kalau datang ke department store, Anda akan diberikan masukan. 'Wah Anda sudah tinggi, jadi jangan membeli motif ini karena garis-garis vertikal akan membuat kita kelihatan lebih tinggi'," jelas dia dalam acara Inspirato di SCTV Tower, Jakarta, Selasa (3/4).

Selain itu, e-commerce saat ini juga ternyata masih membutuhkan toko sebagai strategi bisnisnya. Oleh sebab itu, e-commerce juga mulai membangun toko atau bekerja sama dengan toko offline.

"Saat ini perusahaan menuju ke arah e-commerce atau online, tapi apakah sudah disadari perusahaan e-commerce yang membeli toko-toko brick and mortar. Ternyata mereka juga membutuhkan toko-toko untuk penyaluran, display dan lain-lain," tutur dia.

Meski diakui keberadaan e-commerce membuat persaingan di sektor perdagangan semakin ketat, namun, para pengusaha ritel tidak mau begitu saja menyerah di tengah persaingan ini.

"Apakah kita menerima begitu saja persaingan yang makin ketat, dan kita hanya menjaga toko kita masing-masing? Saya rasa tidak. Apa yang kita lakukan, bagaimana menginovasi untuk menjadi lebih kreatif dan aktif untuk menciptakan sesuatu yang berkenaan dengan perdagangan agar bisa bersaing dengan online," ujar dia.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini