Penerima program bantuan sosial non tunai ditarget capai 10 juta di 2018

Senin, 18 Desember 2017 11:33 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Penerima program bantuan sosial non tunai ditarget capai 10 juta di 2018 Mensos Khofifah ajari cara cairkan bansos. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) menggelar seminar nasional bertajuk Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai Sebagai Strategi Perluasan Keuangan Masyarakat. Pada seminar tersebut hadir Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng, Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, A Heri Susanto dan para bankir.

Dalam sambutannya, Sugeng berharap penyaluran program bantuan sosial non tunai dapat mendukung efisiensi lantaran ditargetkan bisa tepat sasaran, jumlah, kualitas, harga dan administrasi. Saat ini baru mencakup 6 juta penerima program keluarga harapan (PKH), dan ditargetkan bisa menjadi 10 juta penerima di 2018.

"BI berkomitmen untuk mendukung kelancaran program bansos non tunai. Kami terus membangun agar bisa mewujudkan bansos non tunai dengan baik," kata Sugeng di Kantor BI, Jakarta, Senin (18/12).

Menurutnya, bansos non tunai juga dapat mendukung program keuangan inklusif yang didukung oleh tiga pilar. Pertama, perluasan penggunaan instrumen non tunai atau elektronifikasi. Kedua, infrastruktur pembayaran yang andal dan aman. Ketiga, pengawasan dan overside yang kuat dan menyeluruh.

"Seluruh program dan inisiatif terkait keuangan inklusif termasuk bansos non tunai diimplementasikan di bawah pilar pertama. Dalam pelaksanaan pilar tersebut hubungan infrastruktur yang antara lain implementasi gerbang pembayaran nasional yang kami luncurkan pada 4 Desember yang lalu," ujarnya.

Sugeng melanjutkan agar dalam pelaksanaannya tidak terdapat hal-hal yang bertentangan dengan kebijaksanaan, BI memberikan pengawasan kuat yang menyeluruh. Sistem pembayaran akan dilakukan BI pada seluruh tahapan dan fase penyaluran bansos non tunai.

"Tidak hanya itu mengingat pelaksanaan inklusi keuangan dan penyaluran bantuan bansos non tunai diimplementasikan di berbagai wilayah di Indonesia, BI berkomitmen penuh untuk melakukan proses monitoring dan memanfaatkan penyaluran bantuan non sosial melalui kantor perwakilan BI di berbagai provinsi," jelas Sugeng. [bim]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini