Penampakan Mobil Listrik Hyundai yang Bakal Digunakan Grab Indonesia

Jumat, 13 Desember 2019 16:55 Reporter : Merdeka
Penampakan Mobil Listrik Hyundai yang Bakal Digunakan Grab Indonesia Mobil Listrik Hyundai. istimewa ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Grab Indonesia meluncurkan uji coba kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dengan dukungan dari produsen mobil. Salah satunya Hyundai Ioniq Elektrik. Ini merupakan langkah Grab mendukung pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia serta untuk mencapai target pemerintah sebesar 2 juta EV pada 2025.

Berkolaborasi dengan produsen mobil Hyundai, Astra Honda Motor (AHM) dan Gesits, Grab akan memperkenalkan uji coba kendaraan ini dengan nama Grab Car Electric.

Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menyampaikan bahwa Hyundai Ioniq Electric sebagai model pertama yang dikolaborasikan ini merupakan satu jenis baru dengan spesifikasi baru kendaraan yang baru diluncurkan khusus untuk di Indonesia.

Hyundai Ioniq yang memiliki kapasitas baterai sebanyak 38 kWh dan dapat menempuh perjalanan 380 Km sekali charging menjadikan ia model mobil listrik yang tepat di Indonesia.

"38 kWh sehingga jarak tempuhnya bisa lebih jauh, cocok untuk daerah Jabodetabek dan sekitarnya bisa menempuh jarak 380 Km dalam satu kali charging," ujar Ridzki.

Peluncuran awal yang berjumlah 20 unit ini dapat sekaligus menjadi pembelajaran mulai dari proses mengakses tipe mobil yang dilakukan bersama-sama, model bisnisnya, sampai cara mengisi ulang daya mobil listrik.

"Untuk lokasi pengisian dayanya akan berkolaborasi dengan PLN dan BPPT. Lokasinya di Jakarta, ada yang di Serpong juga," ucap Dzikri.

Dzikri juga memaparkan alasan dipilihnya mobil listrik model Ioniq ialah disebabkan atas kebutuhan yang tidak hanya dibutuhkan di dalam kota, namun juga untuk memenuhi kebutuhan di bandara sehingga memerlukan kapasitas yang lebih besar.

1 dari 1 halaman

Menteri Bambang Minta Masyarakat Beli Kendaraan Listrik Lokal

minta masyarakat beli kendaraan listrik lokal rev1

Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro meminta masyarakat turut mendukung pembangunan kendaraan listrik di Indonesia. Salah satunya dengan membeli kendaraan listrik dalam negeri, seperti Gesits.

"Kita harus menciptakan rangkaian yang penuh, untuk mendukung segala aspek pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia," kata Bambang dalam Roadmap Ekosistem Kendaraan Listrik dalam Mendukung Solusi Transportasi Ramah Lingkungan, di Jakarta, Jumat (13/12).

Dia mencontohkan perusahaan mobil Hyundai asal Korea Selatan, yang sukses dikarenakan produknya dibeli oleh masyarakat Korea Selatan. Diharapkan, Gesits juga bisa mengikuti kesuksesan Hyundai.

Dia berharap, dengan acara ini kendaraan listrik buatan dalam negeri bisa diminati masyarakat Indonesia. "Kunci suksesnya, yaitu harus dimulai dengan konsumsi dalam negeri. Bagi kami inovasi adalah masa depan bangsa," imbuhnya.

Bambang menambahkan, uji coba kendaraan listrik ini sejalan dengan target pemerintah mencapai penurunan emisi gas rumah kaca, salah satunya dengan mengurangi polusi udara, baik dari pembangkit listrik maupun kendaraan.

Dia meminta PT PLN (Persero) harus siap dalam mendukung dan menyuplai energi listrik. Meski investasi kendaraan listrik ini mahal di awal, namun akan banyak keuntungan yang diperoleh jika sudah menggunakan dan menerapkan kendaraan listrik dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita tidak beli listrik, tapi charging. Kita sendiri sudah menciptakan program go green, maka PLN tolong perhatikan aspek antara nilai dengan biaya operasi," jelas Bambang.

Reporter Magang: Nurul Fajriyah [idr]

Baca juga:
Grab Sediakan 40 Unit Kendaraan Listrik, Siap Mengaspal Januari 2020
Grab Uji Coba Kendaraan Listrik di Tanah Air
Grab Nonaktifkan Akun Mitra yang Lecehkan Penumpang Perempuan di Malang
Managing Director Grab Indonesia: Fundamental Bisnis Kami Kuat dan Semakin Kuat
Kisah Haru Henri, Driver GrabCar Dapat Hadiah Umrah Bersama Istri

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini