Pemkab Badung Beri Tambahan Hibah Ogoh-ogoh Badung Caka Fest, Apresiasi Kreativitas Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Badung memberikan tambahan hibah Ogoh-ogoh Badung Caka Fest 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kreativitas generasi muda dalam melestarikan seni tradisi Bali.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Badung Beri Tambahan Hibah Ogoh-ogoh Badung Caka Fest, Apresiasi Kreativitas Generasi Muda
Pemerintah Kabupaten Badung memberikan tambahan hibah Ogoh-ogoh Badung Caka Fest 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kreativitas generasi muda dalam melestarikan seni tradisi Bali. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, mengumumkan pemberian tambahan dana hibah bagi para pemenang Lomba Ogoh-ogoh Badung Caka Fest 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi nyata terhadap upaya generasi muda dalam melestarikan warisan seni tradisi Bali. Tambahan hibah ini diharapkan dapat memacu semangat kreativitas mereka.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengungkapkan bahwa selain hadiah utama, pemenang pertama akan menerima Rp500 juta, pemenang kedua Rp450 juta, pemenang ketiga Rp400 juta, dan pemenang keempat Rp350 juta. Setiap peserta juga akan mendapatkan tambahan hibah sebesar Rp200 juta sebagai penghargaan atas partisipasi mereka.

Pengumuman ini disampaikan di Mangupura, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu (08/3), menegaskan komitmen Pemkab Badung. Dukungan finansial ini bertujuan untuk menjaga agar tradisi ogoh-ogoh tetap lestari dan berkembang di kalangan masyarakat.

Apresiasi Pemkab Badung untuk Pelestarian Budaya

Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa tambahan hibah ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan semangat gotong-royong generasi muda Badung. Mereka telah bekerja keras menciptakan karya ogoh-ogoh berkualitas tinggi. “Saya melihat sendiri perjuangan para peserta sangat luar biasa. Ada yang bekerja sejak pagi hingga dini hari, bahkan harus melindungi ogoh-ogoh mereka dari hujan. Di balik karya seni ini terdapat semangat kebersamaan dan gotong-royong yang sangat kuat,” ungkap dia.

Dukungan finansial ini diharapkan dapat memberikan motivasi lebih bagi para seniman muda. Ini juga menjadi pengakuan atas nilai seni dan budaya yang mereka hasilkan. Pemkab Badung berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pelestarian budaya.

Pemberian hibah ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memberdayakan potensi lokal. Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda dalam berkarya melalui seni ogoh-ogoh.

Ogoh-ogoh sebagai Ruang Ekspresi Kreatif dan Ritual Keagamaan

Tradisi ogoh-ogoh memiliki makna ganda bagi masyarakat Bali. Selain menjadi bagian integral dari ritual keagamaan menjelang Hari Raya Nyepi, ogoh-ogoh juga berfungsi sebagai ruang ekspresi kreatif bagi generasi muda. Mereka dapat menampilkan inovasi seni berbasis nilai budaya lokal.

Adi Arnawa menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ritual semata. “Tradisi ogoh-ogoh tidak sekadar kegiatan ritual, namun sebagai momentum penting memberikan ruang kepada generasi muda dalam menunjukkan kreativitas dan inovasinya melalui karya seni,” kata dia.

Melalui ogoh-ogoh, nilai-nilai budaya dan spiritual diwariskan dari generasi ke generasi. Ini juga mendorong pengembangan seni rupa kontemporer dengan sentuhan tradisional. Festival ini menjadi wadah berharga untuk menjaga keberlangsungan tradisi.

Badung Caka Fest 2026: Kompetisi dan Penguatan Ekonomi Kreatif

Ajang Badung Caka Fest 2026 berhasil menampilkan 21 ogoh-ogoh terbaik. Karya-karya ini telah diseleksi ketat dari total 597 ogoh-ogoh yang dibuat oleh Sekaa Teruna Teruni se-Badung. Proses seleksi melibatkan tujuh zona penilaian dari enam kecamatan yang berbeda.

Selain sebagai kompetisi seni, kegiatan ini juga dicanangkan sebagai ruang ekspresi seni dan budaya. Festival ini bertujuan untuk penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Dengan menghadirkan berbagai kegiatan seni, hiburan, serta aktivitas ekonomi yang melibatkan komunitas lokal dan pelaku UMKM, Pemkab Badung berupaya memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Badung Caka Fest 2026 berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 6 hingga 8 Maret 2026, di kawasan Puspem Badung. Festival ini menjadi magnet besar bagi masyarakat, dengan puluhan ribu penonton memadati area Puspem Badung.

  • Jumlah ogoh-ogoh yang diseleksi: 597 karya dari Sekaa Teruna Teruni se-Badung.
  • Jumlah ogoh-ogoh yang tampil di final: 21 ogoh-ogoh terbaik.
  • Zona penilaian: 7 zona dari 6 kecamatan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi